BANJARMASIN aktualkalsel.com–Mejelis Tarjih dan Tadjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah merilis hasil hisab penetapan awal Ramadhan, 1
Syawal dan 10 Zulhijah 1445 H atau 2024.
Rilis yang ditamdatangani Ketua Majelis Tarjih DR H Hamim Ilyas MAg tersebut menetapkan sebagai berikut:
Saat Matahari terbenam, pada Ahad, 10 Maret 2024 M, di wilayah Indonesia Bulan berada di atas ufuk artinya hilal sudah wujud kecuali di Wilayah Maluku Utara, Papua, Papua
Barat dan Papua Barat Daya.
Disebutkan di wilayah Indonesia 1 Ramadan 1445 H atau awal puasa jatuh pada hari Senin 11 Maret 2024 M. Ramadhan tahun ini berjumlah 30 hari.
Kedua, untuk 1 Syawal 1446 H atau Idulfitri berdasarkan hisab tersebut bertepatan dengan Rabu 10 April 2024. Tinggi bulan pada saat matahari terbenam pada 9 April 2024 atau 30 Ramadhan 1446 H itu hilal sudah wujud atau bulan berada di atas ufuk.
Penetapan Idulfitri 2024 olej Majekis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini artinya tidak berbeda dengan penetapan Idul Fitri di kalender nasional yaitu libur 10 dan 11 Arpil 2024.(uumsri/ilustrasi net)


















