BANJARMASIN aktualkalsel.com– Keputusan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) agar Pilkada Walikota Banjarmasin 2020 dilaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) bagai menjadi amunisi baru bagi tim ‘Berbenah Bersama’ di media sosial.
Walau PSU yang diinstruksikan MK itu hanya di tiga kelurahan dengan jumlah pemilih kisaran 30 ribu, para relawan tim yang mengusung hj Ananda-Mushaffa
optimis akan memenanginya. Tiga kelurahan itu adalah Basirih, Murung Raya dan Mantuil.
Dari 30 ribuan suara yang diperebutkan itu, tim hj Ananda harus meraih kisaran 65 persen lebih bila ingin memenangi PSU di tiga kelurahan ini. Paskaputusan MK, pasangan Ibnu-Ariffin yang sudah mengantongi suara kisaran 14 ribu unggul dari Ananda-Mushaffa.
“Basirih bagian selatan siap memenangkan hj Ananda-Mushaffa,” tulis Kiffli, seorang relawan di grup ‘Berbenah Bersama’ akun fb.
“Kelurahan lain yang masuk PSU siap semua kan?”, ujar yang lain di grup fb itu.
Sementara, mengutip pernyataan tim hukum Ibnu-Ariffin dalam kalkulasiannya optimis bisa meraih minimal 10 ribu suara di PSU untuk bisa mempertahankan kemenangan.
“Inshaa Alloh bisa. Mohon doa dan dukungan,” ujar Imam Satria, ketua tim hukum Ibnu-Ariffin kepada wartawan.
Grup ‘Berbenah Bersama’ mulai ramai dengan postingan dukungan untuk pasangan Hj Ananda – Mushaffa yang menggugat penetapan KPU Banjarmasin . KPU menetapkan pasangan Ibnu-Ariffin sebagai pemenang Pilkada Walikota Banjarmasin 2020 itu.
Grup ini pula yang menjadi salah satu penggerak di kalangan pendukung 04 yaitu paslon Hj Ananda-Mushaffa ketika Pilkada Walikota Banjarmasin 2020 berlangsung. (uumsri)















