TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Polisi Resor (Polres) Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti
Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka Kesiapan Pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 ( Nataru) yang berlangsung di Mabes Polri Jakarta secara Daring, di Aula Wicaksana Laghawa Polres Tanbu, Jum’at (16/12/2022).
Hadir Kapolres Tanah Bumbu AKPB Tri Hambodo diwakili Kabag Ops Kompol Andri Hutagalung, Bapati Tanah Bumbu H. M. Zairullah Azhar diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Muhmamad Putu Wisnu Wardana, Wakil Ketua DPRD H. Agoes Rakhmadi, Kasdim 1022 Tnb Priya Firmansyah, Kemenag, Kejari, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Basarnas dan para Kapolsek.
Seperti dikutip dari radio-swarabersujud.com, rakor dipimpin Kepala Polisi Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo, didampingi para Menteri Kabinet Indonesia Maju diantaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Dalam pengamanan Natal dan tahun baru ini, lanjut Sigit Prabowo, pada dasarnya Polri bersama dengan lembaga terkait siap mengantisipasi dengan baik hal-hal yang bakal terjadi, dan terus meningkatkan pelayanan seperti memastikan kelancaran arus lalu lintas, keamanan saat ibadah, dan kenyamanan di tempat wisata.
Kapolri mengingatkan kepada jajaran untuk menggandeng semua pihak, termasuk organisasi masyarakat (ormas), dalam menjaga Natal dan tahun baru sehingga menjadi gerakan bersama melawan teroris.
Selain itu, Polri juga telah memetakan lokasi-lokasi yang menjadi prioritas dan fokus pengamanan, seperti tempat ibadah, objek wisata, dan jalur-jalur mobilitas masyarakat.
“Kami sudah memetakan sedikitnya 508 titik yang harus diamankan. Kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengamankan perayaan Natal dan tahun baru agar semuanya berjalan lancar, aman, dan kondusif,” ungkapnya
Menurut Kapolri kekuatan Polri untuk pengamanan Natal dan tahun baru sebanyak 102.000 personel, dibantu 32.000 personel gabungan dari TNI dan instansi terkait.
Berdasarkan prediksi pemerintah ada sekitar 71 juta orang yang memanfaatkan cuti Natal dan tahun baru, tersebar di seluruh provinsi, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. edwan

















