BANJAMASIN aktualkalsel.com—Sebuah program enternaintmen di televisi membuat pilu pemirsa di Tanah Air. Itu ketika seorang bocah, murid SD menceritakan rasa bahagianya setelah berhasil menjuarai lomba Nija Warior HUT Republik Indonesia di kotanya: Sukabumi, Jawa Barat.
Hadiahnya pun lumayan yaitu sebuah televisi. Namun, rasa bahagia si bocah tiba tiba menjadi keharuan di ruang acara yang dipandu pedangdut Dewi Persik dkk. Si bocah yang bernama Al Jami itu sesegukan menceritakan hadiah lomba itu terpaksa harus dijual untuk membiayai sekolahnya.
“Ga apa apa yang buu..,” ujar Al Jami menceritakan komunikasinya kepada sang ibu saat hendak menjual televisi tersebut.
Berucap seperti itu isak tangis Al Jami tak bisa ditahan, para host menjadi ikut terharu, pun pemirsa di rumah.
“Terasa piluuu,” tulis seorang nitizen.
“Bahagia dan air mata sang juara. Semangat dek,” tulis yang lain.
Tayangan di yutub ini justru merubah menjadi forum nitizen untuk mencari sosok Kak Seto, tokoh yang dikenal berkiprah di ranah pendidikan anak Indonesia.
“Halo Kak Seto, ini ada anak yang perlu bantuan mu,” tulis yang lain.
Sindirian nitizen itu sebagai reaksi setelah munculnya pemberitaa Kak Seto berkomitmen untuk mengupayakan perlindungan bagi anak anak Irjen Ferdy Sambo, jenderal bintang 2 polisi yang menjadi tersangka pembunuhan berencana terhadap ajudannya Brigadir Yoshua. Pembunuhan sadis yang menyeret hampir seratus anggota polri karena ikut dalam skanario palsu sang jenderal yang semula pembunuhan itu sebagai tembak menembak yang diawali pekecehan seksual dari korban terhadap istri si jenderal.(uumsri/foto net)


















