TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Pidato bupati Kabupaten Tanah Bumbu Sudian Noor mampu menggetarkan jiwa anggota DPRD setempat dan para undangan yang menghadiri rapat paripurna, Rabu ( 27/1/2021 ) lalu.
Pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu yang membahas tentang, pertama pengumuman masa akhir jabatan bupati Kabupaten Tanah Bumbu periode 2016-2021.
Dan yang kedua pengumum penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu tahun 2020 masa jabatan tahun 2021 – 2024, pidato Sudian cukup menyentuh hati
Dengan kalimat terbata-bata Sudian menyampaikan permohonan maaf kepada dewan dan masyarakat Tanah Bumbu sehubungan dengan akan berakhir massa jabatannya tanggal 17 Pembuari 2021 mendatang.
” Saya mohon maaf, jika selama memimpin Tanah Bumbu ada kekurangan dan kekhilafan yang disengaja atau tidak,” kata Sudian dengan mata berkaca-kaca dan penuh haru, Rabu ( 27/1/2021 ).
Sudian mengungkapkan kembali, sebagai bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu sisa masa jabatan periode 2016-202, perlu digaris bawahi bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu dengan segala kendala dan permasalahannya merupakan kinerja bersama dan bagian tak terpisahkan dari hasil pembangunan sebelumnya.

Dijelaskan, tumbuhnya kesadaran politik masyarakat terhadap pembangunan di Tanah Bumbu, Sudian berusaha meletakkan pengabdian demi bangsa dan negara atas bukan kepentingan pribadi, keluarga dan mengutamakan kepentingan rakyat.
Namun demikian, ungkap bupati yang berpenampilan low profile itu, diakui ibarat pepatah lama, tentu tidak ada gading yang tak retak.
” Pepatah lama mengatakan sebagaimana manusia biasa saya sebagai bupati dan wakil bupati tentu memiliki kekurangan tak luput dari salah. Yang sempurna itu hanya Allah SWT,” katanya.
Dan oleh karena itu, jelas Sudian, dari lubuk hati yang paling dalam dia bersama Wakil Bupati Ready Kambo, memohon ampun dan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat dan dewan, apabila terdapat kata sikap dan perbuatan tidak berkenan di hati.
Demikian juga dengan kebijakan
yang dilakukan pertama, mungkin ada yang berguna kurang berkenan di hati para pimpinan dewan dan seluruh anggota yang tidak tersalurkan selama ini.
Kedua, selama melaksanakan tugas sebagai bupati, Sudian mengungkapkan mengikuti selalu prosedur dan aturan yang ada.
” Dan yang menyedihkan, ada saja yang masih mencari-cari kesalahannya, karena masalah ini,” ungkap Sudian seperti menahan tangis.
Kepada anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Sudian tak lupa menyampaikan penghargaan yang setulus-tulusnya dan rasa terima kasih atas jalinan kerjasama konstruktif selama ini.
” Secara khusus kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD kabupaten Tanah Bumbu. Semoga dengan peran dan kontribusi serta semangat kerja keras dari seluruh stakeholder tersebut — termasuk lembaga DPRD tentunya — kita bersama bisa mewujudkan cita-cita pembangunan daerah ini.
Soal tenaga PTT ataupun tenaga yang sempat disinggung Ketua DPRD Tanah Bumbu Supiansyah, Sudian menegaskan, tidak ada maksud sedikit untuk tidak memperpanjang mereka.
Pemberhentian mereka, semua mengacu prosedur dan aturan yang ada.
Karena ada kesepakatan yang sudah disepakati dalam fakta integritas atau perjanjian pada saat mereka masih bekerja sama sebagai acuan. Edwan















