BANJARMASIN aktualkalsel.com–Keberangkatan kakek Syahran dari rumah yang didiaminya bersama istri di Dusun Awang, Kecamatan Labuan Amas Utara Kab Hulu Sungai Tengah (HST) menuju Desa Pondok Banaris, Kec Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) hari Jumat 3 Mei 2024 tidak ada yang mengangka akan menggegerkan dua kabupaten bertetangga itu.
Mengutip dari laporan di akun fb informasi kebakaran dan emergency, pria berusia 74 th ini pada siang sekira pukul 15.30 Wita itu berniat mengunjungi anaknya yang tinggal di Desa Pondok Babaris. Rumah itu juga sempat lama menjadi kediaman sang kakek sebelum bersama sang istri boyongan ke Dusun Awang yang jaraknya lumayan jauh. Walau jauh namun kebiasaanya terap pulag di hari yang sama.
Namun, sampai Sabtu keesokan harinya si kakek belum pulang, ketika dicek ke Pondok Babaris juga tidak ada. Sang istri mulai khawatir, bersama anggota keluarga lainnya mulai melakukan pencarian. Hasilnya nihil hingga malam hari belum diketahui keberadaan si kakek.
Atas laporan anak dan istri si kakek, pencarian kemudian dilakukan lebih luas melibatkan beberapa jajaran instansi pemerintah seperti pihak desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST, unsur TNI dan Porli serta relawan masyarakat.
Pencarian jejak si kakek dilakukan bukan hanya melakui jalur darat tetapi juga perairan dengan menyusur sungai sungai serta kawasan rawa antara Kab HSU dan HST yang diperkirakan menjadi lintasan perjalanan. Hingga sore belum ada tanda tanda, bahkan tim sempat untuk melanjutkan pencarian esok harinya.
Namun, sebelum gelap akhirnya tim menemukan kakek Syahdan berhasil dijumpai. Beliau diperkirakan tersesat tak mengenali jalan pulang. Tim yang menggunakan tiga perahu mesin mengevakuasi korban. Kedatangan tim dan kakek disambut warga dan keluarga dengan rasa suka cita. Dalam keadaan lemah si kakek diantar ke rumahnya di Dusun Awang.(uumri/foto tangkapan kamera)















