TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Sejumlah pedagang makanan ringan yang menjual pisang gapit, mie rebus, dan es kelapa muda sekitar pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir puji kepedulian Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar yang ingin, menata warung mereka.
” Berdasarkan informasi yang saya dengar, Pak Zairullah ingin melakukan penataan di sini,” kata Andi Suryadi, pedagang pisang gapit dan es kelapa di warung pantai Pagatan, Jumat ( 12/3/2021 ) sore, kepada aktualkalsel.com.
Untuk melakukan penataan warung, jelas Andi, Zairullah sudah melakukan pendataan jumlah pedagang, dan lokasi harga tanah di sekitar itu.
Andi menjelaskan, pedagang di siring Pagatan, jumlahnya sekitar kurang lebih 75 orang.
Mereka ini menempati warung jualan yang ukuran besarnya tidak sama.
Selain itu, hampir 100 persen tanah yang ditempati pedagang menyewa.
” Ukuran besar warung, dan pemilik tanah, berbeda-beda di dan pemilik tanah orangnya lain-lain,” kada Andi.

Andi sebelum menjadi pedagang pisang gapit dan es kepala muda, merupakan seorang Kepala Desa ( Kades ) Sungai Makmur periode 2013 – 2019.
Didampingi isterinya, dia mengungkapkan, setelah ingin ditata ulang oleh Zairullah harga tanah di sini menjadi mahal.
Namun mantan Kades itu tidak menjelaskan berapa permeter harga tanah di siring pantai Pagatan.
Setahu Andi, jika keinginan Zairullah terealisasi, maka bangunan yang ada akan diundur ke belakang beberapa meter dari tempat yang ada, karena rencananya jalan di sekitar ini akan dilebarkan.
Hingga sekarang, ungkap Andi, hanya Zairullah saja yang mau minum-minum di sini.
” Kalau pejabat lain, rasanya tidak mungkin. Baik kapasitas — waktu dulu – sebagai anggota DPR-RI ataupun bupati seperti sekarang. Edwan/SKR




















