AMUNTAI, aktualkalsel.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan para pengrajin, sehingga tidak berhenti untuk berinovasi dan berkreasi dalam menghasilkan produk kerajinan.
Hal ini diungkapkan Anisah saat menutup kegiatan pelatih teknis kerajinan anyaman purun kombinasi dengan kulit sintesis bersama para pengrajin di Desa Harusan Kecamatan Amuntai Tengah, Minggu (14/11/2021) sore.
Anisah berpesan agar para pengrajin juga memanfaatkan kerjasamanya dengan aparatur desa masing-masing sehingga dapat membantu mengembangkan kerajinan, baik dari pemenuhan pendanaan, peralatan hingga pemasaran produk.
“Kita telah mendapat berbagi pengetahuan, kepada peserta mau mengembangkan apakah mau meneruskan menciptakan inovasi-inovasi baru,” kata Anisah.
Ketua Tim Penggerak PKK HSU ini juga berharap pengembangan kerajinan ini bakal melahirkan kelompok-kelompok kerajinan di desanya masing-masing hingga dapat terus bertahan, seperti halnya kemajuan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan yang hingga saat ini dikenal luas mulai dari tingkat provinsi hingga Nasional lantaran produknya sudah dapat menembus pasar internasional.
Selain itu, melalui kelompok usaha bersama nantinya, ia juga mengharapkan para pengrajin dapat memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) nya.
masing-masing.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kabid Perindustrian Disperindagkop-UKM HSU H M Yani, berpesan kepada para pengrajin agar terus menjaga kejujuran nilai-nilai tanggung jawab dan nilai kepedulian dalam mengelola kelompok nya nanti.
“Nah memang tidak mudah untuk bisa menjadi produk yang bisa bernilai, masih banyak hal-hal yang perlu diperhatikan, tapi pengrajin harus memegang prinsip dalam berusaha pertama harus semangat, semangat pantang menyerah tidak pernah putus asa,” pesannya. dis/edwan



















