BANJARMASIN aktualkalsel.com–Warga Banjarmasin digegerkan berita perkelahian maut yang berujung tewasnya tiga pemuda yang diduga satu genk pertemanan, Minggu 29 Juni 2025 dini hari. Khabar tragis itu beredari di grup grup media sosial, keesokan paginya.
Yang membuat banyak nitizen merasa miris dan cemas adalah karena perkelahian banjir darah tersebut terjadi di lingkungan sebuah sekolah SMP Negeri yang berada di kawasan Sungai Andai, Banjarmasin Selatan. Ada yang menyebutkan malam itu, sekelompok pemuda bukan warga setempat berkumpul di lingkungan sekolah tersebut untuk mabok bareng.
Di lingkungan sekolah biasanya malam hari sepi dan agak gelap itu dijadikan sekelompok pemuda tadi untuk menyalahgunakan tempat tersebut ‘mabok bareng’ hingga memicu perkelahian berdarah yang mengakibatkan tiga orang –bukan warga setempat– tewas.
“Untung anak anak masih libur panjang,” tulis satu warganet mengomentari tragedi berdarah tersebut.
Sebab, ujar nitizen tersebut, keesokan harinya terlihat jelas ceceran darah kering yang menempel di dinding kelas dan lantai teras halam dalam sekolah tersebut. Polisi mengamankan satu dari diduga dua pelaku.
Mengutip dari banjarmasinpost.co.id SMP Negeri yang persisnya berada di Komplek Bawang Merah 11 itu, diakui Yul, Plt Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Banjarmasin. lingkungannya memang tidak ada pagar sehingga memungkinkan orang leluasa keluar masuk ke sana.
“Kepseknya sudah dimintai keterangan polisi sehubungan keberadaan CCTV,” ujar pejabat itu.
Tentang apakah ada penjaga malam di sekolah tersebut, menurut Yul ada terapi bertugas hanya sampai jam 12 malam. Sementara kejadian tersebut sudah dinihari.(uumsri/foto net)



















