BANJARMASIN aktualkalsel.com–Ade Armando, dosen Universitas Indonesia yang kerap melepas ucapan melecehkan umat Islam, menjadi bulan bulanan sekelompok massa yang ikut dalam aksi demo menolak presiden Jokowi 3 periode di halaman DPR RI Senayan Jakarta Senin 11 April 2022.
Pria yang kerap dijuluki nitizen sebagai ‘master adu domba muslimin’ ini bukan hanya babak belur di bagian wajah tetapi juga harus kehilangan celana dan pakaiannya hingga terlihat setengah bugil ketika menjadi sasaran kemarahan massa siang itu.
Video yag merekam bagaimana seorang Ade Armando terguling guling (maaf) nyaris tanpa pakaian itu cepat beredar di media sosial dengan beribu komentar nitizen.
Dari ribuan nitizen yang berkomentar, hampir seluruhnya tidak ada yang mengucapkan prihatin atau kesedihan justru mereka menyebut itu sebagai sebuah karma dunia atas segala kelakuannya yang suka menghina Islam.
Hanya ada jumlah kecil dengan hitungan jari nitizen menulis dengan kata kata ‘berempati’ untuk kondisi AA yang tanpa pakaian digiring polisi, namun itupun terasa berbau satire:
“Tolong yang menemukan celananya dikembalikan yaa..,” tulis Arsya Aya.
Ade Armando siang itu mengenakan kaos hitam dan celana warna senada.
Sampai Senin malam polisi masih belum memberi keterangan terkait penyebab sesungguhnya kasus AA. Hanya saja, banyak yang mempertanyakan untuk keperluan apa sesungguhnya dia hingga berada di Senayan ketika demo berlangsung.
Yang jelas sehari menjelang 11 April 2022 yang dijadikan mahasiwa sebagai hari berkumpulnya aksi penolakan tiga periode Presiden Jokowi itu, Ade Armando menulis status yang bernada tidak sehat: bem (yang konon sekuruh Indonesia) yang akan demo turunkan Jokowi 11 April apa nga haus yaa? Ngak laper yaa? Apa memang ga puasa?
Status nya itu ditengarai yang membuat kelompok massa beringas ketika bersua dengan dia di Senayan siang itu.(uumsri)




















