TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Wakil Bupati Tanah Bumbu Muhammad Rusli memberikan motivasi kepada warga 2 desa di Kecamatan Sungai Loban ditengah kegiatan Program Memakmurkan Mesjid, Rabu (6/7/2022) malam.
Kegiatan memakmurkan mesjid untuk perdana ini dilaksanakan Wakil Bupati Muhammad Rusli didampingi Staf Khusus Ustadz Hamzah di Mesjid Al Muhajirin, Desa Sungai Loban dan Al Kautsar Desa Sari Utama.
Di dua desa tersebut, wabup tak sekedar melaksanakan ibadah berjamaah, tapi juga memberikan motivasi bagi warga yang hadir.
“Saya berharap masyarakat bisa membuka usaha alternatif disektor pertanian dan juga kebun palawija guna menambah penghasilan,” ucapnya di depan warga.
Tawaran itu sangat beralasan. Mengingat posisi Kabupaten Tanah Bumbu yang berada dilingkaran terdekat Ibu Kota Negara (IKN) baru.
“Kita menjadi satu daerah yang akan menyangga IKN Nusantara. Khususnya disektor pangan. Sehingga sudah selayaknya kita bersiap diri membuka lahan-lahan pertanian di semua desa,” jelasnya.
Menurutnya, meski masyarakat sudah memiliki usaha utama sebagai gantungan hidup. Tapi tak salahnya jika mencari tambahan penghasilan dengan memanfaatkan lahan di sekitar.
“Misalnya warga sudah punya kebun kelapa sawit dan karet. Disekitarnya apabila ada lahan kosong bisa tanam padi dan palawija,” katanya menyarankan.
Karena, hasilnya bisa memberikan nilai ekonomi. Jadi tambah pemasukan.
Selain pertanian, terangnya, sektor perikanan dan peternakan juga cukup menjanjikan. “Tempatkan sapi misalnya ditengah perkebunan sawit atau karet. Rumput yang tumbuh disekitarnya menjadi pakan ternak,” ujarnya.
Wabup bahkan mengaku, dirinya juga diwaktu senggang menyempatkan diri berkebun sayur dan buah. Memanfaatkan lahan tak produktif yang dimilikinya.
“Saya kalau pulang dari kantor langsung ambil pacul. Saya cangkul lahan belakang rumah sambil nanam sayuran. Jadi gak perlu beli untuk kebutuhan di rumah,” jelasnya memotivasi masyarakat.
Begitu juga, katanya, apabila masyarakat punya sawah dan palawija. Tak perlu lagi beli beras dan sayur mayur. “Hasil kebun sawit dan karet ditabung,” ujarnya.
Motivasi ini disambut antusias masyarakat dan perangkat desa. Mereka sangat gembira mendapatkan wejangan berharga yang penuh harapan bisa di implementasikan.
Namun ditengah diskusi dan dialog, sejumlah aspirasi dan keluhan mengemuka. Diantara keluhan warga tentang masih ada infrastruktur seperti akses jalan yang rusak.
“Ada enam kilometer pak jalan yang susah dilintasi angkutan hasil kebun warga. Jalan antar kecamatan dari Sungai Loban menuju Pagatan, Kusan Hilir,” terang Kades dan diamini warga.
Selain itu terkait BTS jaringan telepon dan internet. “Sudah sering disurvei tapi belum juga terealisasi. Mudahan pak Wabup bisa bantu bicarakan dengan instansi terkait,” harap mereka.
Aspirasi ini langsung direspon dan akan ditindaklanjuti pemerintah kabupaten agar masuk dalam musrembang.
Sementara pantauan di lapangan, tampak antusias masyarakat menyambut Program Memakmurkan Mesjid.
Menurut Wabup, memakmurkan mesjid banyak manfaatnya. Selain dalam upaya meningkatkan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mesjid menjadi wadah mencetak sumber daya manusia berkualitas dan berakhlak mulia.
“Kemudian juga menjadi sarana menimba ilmu dan pengetahuan agama serta tempat menerima informasi terkait proses pembangunan daerahnya,” pungkasnya.
Program 1 Desa 1 Mesjid sendiri akan dilaunching, Kamis (7/7/2022) serentak diseluruh desa. Selain kepala daerah, setiap SKPD Pemkab Tanah Bumbu mendapatkan kouta untuk meramaikan program ini sesuai penempatan di desa-desa tertentu. edwan


















