BANJARMASIN aktualkalsel.com—Bagi pedagang yang ogah mengenakan masker karena merasa ribet dan sebagainya, maka berjualanlah di pasar pasar Kota Banjarmasin. Di sini mereka bisa leluasa menanggalkan penutup mulut dan hidung yang menjadi ikon melindungi diri dari virus copid itu.
Terlebih di Pasar Induk Antasari Banjarmasin yang menjadi rujukan pasar pasar kecil, pedagang disini sangat jarang yang menggunakan masker. Dari sepuluh pedagang yang kita jumpai di sana belum tentu ada satu yang perduli masker. Rata rata mereka membebaskan hidung untuk menghirup udara pasar yang diwarnai berbagai aroma mulai dari amis sampai busuknya timbunan sampah.
“Benar benar mereka bergaya ‘semau gue’ terhadap masker,” ujar satu pengunjung pasar. Walau demikian pengunjung juga tidak memperdulikan keabaian ini.
“Yang penting kitanya makai masker,” ujar pembeli itu lagi.
Begitu leluasanya tanpa masker, sampai sampai ketika berbelanja di pasar ini orang bisa merasa bahwa pandemi copid sudah berlalu, bahkan tidak pernah ada. Kalau toh kita menjumpai banyak yang masih menggunakan masker, itu adalah para pembeli.
Lalu bagaimana tanggapan satgas copid sebagai pengendali pandemi ini?
“Tentu saja kunci keberhasilan dalam pengendalian covid19 itu adalah kedisiplinan kita semua terhadap protocol kesehatan termasuk pedagang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Machli Riyadi yang dihubungi aktualkasel.com Selasa 13 Juli 2021.
Dengan Demikian, ujar Machli, kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat itu harus bisa terbentuk dalam penanganan dan pengendalian covid ini.
“Ini yang diinginkan dasar hukum pengendalian copid nasional di sangat pasal 9 undang undang nomor 6 tahun 2018 tentang ke Karantinaan kesehatan mewajibkan setiap orang untuk ikut serta dalam upaya pencegahan penanganan dan pengendalian covid,” ujar dia.
Ditanya apakah akan ada semacam tinjau pasar pasar untuk kembali mengingatkan pedagang tentang pentingnya kebersamaan itu, menurut Machli sudah dilakukan dari dinas pasar.
“Tetapi memang perlu diperkuat dengan satgas pasar itu sendiri,” ujarnya.(uumsri)















