TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Bupati terpilih kabupaten Tanah Bumbu Zairullah Azhar mengatakan, saat ini manajemen PDAM masih melakukan audit terkait laporan keuangan selama periode 2020.
Hal ini perlu dilakukan untuk menjalankan manajemen yang lebih profesional. Untuk itu, perlu ada laporan keuangan yang bagus.
Demikian Zairullah kepada wartawan usai melakukan kunjungan kerja ke kantor PDAM Bersujud, Selasa ( 12/1/2021 ).
Pada periode ini dan sebelumnya, PDAM Bersujud mengalami kerugian sekitar Rp5-10 Milyar, sehingga perlu ada pembenahan-pembenahan manajemen untuk menguatkan pengelolaan di bidang tersebut.
“Jika hasil audit sudah keluar, nanti kami akan mengkoordinasikan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan penyertaan modal,” ujarnya.
Ke depan Zairullah ingin menjadikan PDAM mampu menjadi pelayan masyarakat berskala Internasional. Tentunya dengan menyiapkan SDM yang mumpuni pada bidang itu.
Zairullah juga akan melakukan evaluasi dan pembenahan jaringan air, agar dapat teraliri air bersih sehingga dapat dikonsumsi secara langsung oleh para pelanggan tanpa harus dimasak terlebih dahulu.

MENINDAK LANJUTI
Sementara itu, anggota DPRD Tanah Bumbu dari Fraksi PKB H. Hasanuddin menambahkan, dirinya akan menindak lanjuti atas informasi kerugian PDAM yang mencapai Rp10 Milyar tersebut.
“Apa yang menjadi permasalahan selama ini sehingga PDAM mengalami keruagian hingga milyaran rupaiah, nanti kita menunggu keterangan dari pihak PDAM,” katanya.
Ditegaskan Hasanuddin, legislatif akan mendukung penuh mengenai program PDAM nantinya, namun saat ini masih menunggu hasil audit keuangan. Edwan



















