TANAH BUMBU, aktualkalsel.com – Kebijakan sekolah lima hari yang mulai diterapkan di Kabupaten Tanah Bumbu pada pekan ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Tanah Bumbu. Langkah ini dinilai sebagai terobosan positif dari Bupati Andi Rudi Latif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keseimbangan waktu siswa.
Anggota DPRD Tanah Bumbu dari Fraksi PAN, Makhruri, menyampaikan bahwa kebijakan sekolah lima hari merupakan aspirasi yang sudah lama disampaikan oleh para guru dan orang tua murid.
“Kami sangat mendukung pelaksanaan sekolah lima hari ini. Kebijakan ini adalah bentuk respons nyata terhadap harapan mayoritas guru dan wali murid yang sudah lama menginginkan sistem belajar seperti ini,” ujar Makhruri, Senin (21/7/2025).
Dengan sistem belajar dari Senin hingga Jumat, siswa memiliki lebih banyak waktu untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, atau mengembangkan minat dan bakat di luar ruang kelas.
Makhruri menambahkan bahwa sistem lima hari sekolah tidak akan mengurangi total jam belajar siswa. Jam pelajaran akan tetap disesuaikan dengan standar nasional pendidikan, namun dikemas lebih efisien agar tidak mengorbankan kualitas pembelajaran.
“Dengan pengaturan yang matang, pola lima hari ini justru bisa meningkatkan efisiensi proses belajar dan memperkuat peran keluarga dalam pembentukan karakter anak,” tegasnya.
Kebijakan ini juga diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih sehat, seimbang, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.


















