TANAH BUMBU, aktualkalsel.com – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, untuk mempelajari sistem pengelolaan drainase di kawasan permukiman, Kamis (12/3/2026).
Kunjungan ini bertujuan menggali berbagai strategi yang diterapkan pemerintah daerah setempat dalam mengoptimalkan sistem drainase, khususnya di tengah pesatnya perkembangan kawasan perumahan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma, menyampaikan bahwa rombongan datang dengan tujuan utama untuk belajar, terutama terkait pengelolaan air di wilayah yang memiliki karakteristik geografis serupa dengan daerah di Kalimantan.
“Kami datang untuk belajar, karena wilayah Kalimantan memiliki tantangan yang hampir sama, khususnya dalam pengelolaan air dan kondisi topografi,” ujarnya.
Ia menilai, Kota Palangka Raya berhasil mengintegrasikan pembangunan kawasan permukiman dengan infrastruktur sanitasi dan sistem drainase yang baik, sehingga mampu meminimalkan potensi genangan maupun banjir.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Tanah Bumbu mendalami sejumlah aspek penting, mulai dari integrasi perencanaan perumahan dengan sistem drainase utama, hingga regulasi perizinan yang mewajibkan pengembang memenuhi standar teknis sebelum pembangunan dilakukan.
Selain itu, strategi pemeliharaan drainase juga menjadi perhatian, termasuk penanganan sedimentasi dan sampah yang kerap menjadi penyebab utama terganggunya aliran air di kawasan padat penduduk.
I Wayan berharap, hasil kunjungan tersebut dapat menjadi referensi dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran di DPRD, terutama dalam mendukung pembangunan permukiman yang sehat dan bebas banjir.
“Kami berharap hasil kunjungan ini bisa menjadi bahan penting dalam meningkatkan kualitas pembangunan di Tanah Bumbu,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dari jajaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Palangka Raya yang telah berbagi pengalaman dan pengetahuan.
Melalui kunjungan ini, DPRD Tanah Bumbu berharap dapat mengadopsi praktik terbaik dalam pengelolaan drainase, sehingga mampu meningkatkan kualitas lingkungan permukiman serta mengurangi risiko banjir di daerah. ril


















