TANAH BUMBU, aktualkalsel.com – Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Haul Ibunda Hj. Wardatul Wartiah serta Haul Abah Guru Sekumpul, Kamis (1/1/2026) malam.
Kegiatan keagamaan tersebut digelar oleh Owner Jhonlin Group, H. Andi Samsuddin Arsyad atau H. Isam, dan berlangsung khidmat di Masjid Agung Al-Falah, Kabupaten Tanah Bumbu. Ribuan jamaah tampak memadati masjid untuk mengikuti rangkaian acara yang menghadirkan dai kondang nasional, Ustaz Abdul Somad.
Selain Ketua DPRD, acara ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, alim ulama, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Tanah Bumbu.
Dalam kesempatan itu, Andrean Atma Maulani menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj memiliki makna mendalam bagi umat Islam sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Isra Mi’raj menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan peringatan hari besar Islam sebagai sarana mempererat ukhuwah islamiyah serta memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, Andrean mengapresiasi pelaksanaan haul Ibunda Hj. Wardatul Wartiah dan Haul Guru Sekumpul yang dinilainya sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa orang tua dan para ulama yang telah memberikan teladan bagi umat.
“Haul ini mengajarkan kita untuk tidak melupakan jasa para pendahulu, khususnya ulama dan orang tua, yang telah mewariskan nilai-nilai keislaman dan keteladanan,” tambahnya.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan maulid habsyi, tausiyah agama, serta doa bersama. Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Agung Al-Falah hingga acara berakhir dengan tertib dan lancar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual dan keteladanan para ulama dapat terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan masyarakat Tanah Bumbu. ril




















