TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Zairullah Azhar mengingatkan, bersama tim yang dibentuknya akan mengevaluasi terhadap pimpinan SKPD secara menyeluruh.
” Pantas atau tidak seseorang mengisi jabatan sebagai kepala dinas,” tegas Zairullah ketika Melantik DR. Ambo Sakka sebagai Sekda Kabupaten Tanah Bumbu, Senin ( 14/6/2021 ) pagi ini.
Sebelum menjabat Sekda defenitif, Ambo Sakka dipercaya sebagai penjabat Sekda Tanah Bumbu. Aslinya, Ambo Sakka sebelumnya menjabat sebagai Kadis Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tanah Bumbu.
Zairullah menegaskan, evaluasi terus dilakukan, dan apakah seorang kepala dinas mengerti akan tugas yang diberikan kepadanya?.
Walau pada periode ini jabatan bupati membangun Tanah Bumbu cuma tiga tahun saja. Jadi banyak “PR” yang harus diselesaikan.
Selain melakukan terhadap kinerja para kepala dinas, bupati juga menegaskan, mulai hari ini, kalau pejabat atau kebawahnya ada yang mau keluar daerah harus seizin bupati.
” Bila melanggar akan diberikan sanksi, nonjob atau diberhentikan dari ASN,” kata Zairullah.
Sebab selama ini, ada ASN, terutama kepala dinas yang tanpa izin kepada bupati berani keluar
daerah, dan saya sudah mengantongi nama-nama,” ungkapnya.
Sementara itu, Ambo Sakka yang dihubungi wartawan usai pelantikan menjelaskan, akan melakukan penataan terhadap para stafnya.
Hal ini dilakukan agar mereka lebih memahami akan tugasnya yang diberikan kepadanya.

Selain itu, Ambo Sakka juga bertekad meningkatkan SDM di Tanah Bumbu, terutama di lingkungan Pemkab setempat. Edwan/SKR.




















