TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar kembali menegaskan jika kerusakan Km 171 di desa Satui Barat, Kecamatan Satui yang longsor beberapa waktu lalu, merupakan tanggungjawab pemerintah pusat, dan daerah karena merasa memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat.
Untuk itu, sudah membangun jalan alternatif yang dan bisa dilewati.
Didampingi Kasdim 1022/Tanah Bumbu Mayor Infanteri Priya Firmansyah, Kadiskominfo Ardiansyah, Camat Satui Kadri Mandar, dalam jumpa pers dengan wartawan, Kamis ( 20/10/2022 ), Zairullah menjelaskan, terjadinya kerusakan di jalan poros provinsi ini disebabkan banyak faktor yang melatarbelakangi nya, diantara berkaitan dengan curah hujan tinggi dan pertambangan.
” Yang kita tahu, langsung dan tidak langsung, ini mengakibatkan kerusakan, dan berdasarkan penelitian lebih dari itu, karena rembesan air dari rumah yang ada sekitar, dan membuat kondisi tanah di sekitar jalan itu menjadi labil,” ungkapnya.
Terlepas dari ini, karena berkaitan kegiatan kebutuhan orang banyak, terutama berkaitan dengan ekonomi pemerintah daerah harus mengakui langkah.
Apalagi, untuk memenuhi bahan pokok, masyarakat Kotabaru misalnya harus lewat sana, apalagi Tanah Bumbu bahkan dari sebagian Kalimatan Timur juga lewat jalan itu.
Karena itulah, lanjut Presiden Anak Yatim Indonesia itu, tidak ingin lagi melihat siapa berwenang terhadap kasus ini, yang penting masyarakat bisa terselamatkan. ” Kita sudah membuat jalan alternatif sendiri dan sudah bisa dilewati,” ungkapnya.
Meski demikian, hingga sekarang masih ada komentar sumbang mengenai hal itu. Dan bagi Zairullah itu wajar dan dia berterima kasih dengan suara -suara miring itu.
Yang penting bagi Zairullah, pihaknya sudah berbuat baik bagi masyarakat luas agar bisa lewat jalan itu. edwan















