BANJARMASIN aktualkalsel.com–Alloh SWT memberikan fasilitas kepada muslimin yang melakukan safar atau perjalanan jauh dengan kemudahan dalam melaksanakan solat wajib lima waktu yaitu menjamak dan meng-qasar.
Fasilitas ini, menurut Ustad Riza Rahman, khusus untuk mereka yang safar. Bahkan orang sakit pun tidak.
“Kalau orang sakit fasilitasnya hanya boleh menjamak yaitu melaksanakan dua sholat wajib sekaligus. Misal setelah sholat Zuhur empat rakaat selesai dilanjutkan dengan sholat Asar empat rakaat. Demikian pula untuk jamak Sholat Magrib dan Isya,” ujarnya ulama di Banjarmasin ini dalam tausiah bada Sholat Subuh Rabu 20 September 2023 di Masjid Al Jihad Banjarmasin.
Sedangkan mereka yang safar ada fasilitas jamak sholat plus boleh meng-qasar dengan memendekan rakaat yang empat seperti Zuhur, Asar, Isya menjadi dua rakaat dan sholat Magrib yang tiga rakaat juga menjadi dua rakaat.
Menggunakan dua fasilitas ini ketika safar, menurut Ustad Riza Rahman, selain untuk memudahkan dalam sholat sewaktu dalam perjalanan juga lebih utama untuk dilakukan.
Tetapi, kenapa ketika muslimin melaksanaksn ibadah haji atau umrah fasilitas jamak dan qasar justru tidak digunakan?
Itu, menurutnya, para ulama sependapat karena ketika orang mengerjakan haji atau umrah lebih mengejar pada keutamaan sholat di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram itu dimana setiap rakaatnya digandakan Alloh pahalanya beribu kali lipat.
“Setiap rakaat sholat di Masjid Nabawi maka Alloh melipatkan pahalany seribu kali dibanding sholat di tempat lsin. Dan untuk di Masjidil Haram dilipatkan seratus ribu,” jelasnya.(uumsri/foto net)




















