BANJARMASIN aktualkalsel.com–Pada masa Rasulullah, ada seorang seniman yang merasa gelisah terhadap profesinya karena melukis makhluk hidup, sementara ajaran Islam menyebut itu perbuatan dosa yang sangat berat.
Suatu hari si seniman tadi mendatang sahabat Rasulullah bernama Abdullah ibnu Abbas dan berkata: Saya ini seorang pelukis, hanya itu keahlian yang saya miliki untuk mendapatkan uang. Bila saya melukis pohon, apakah ini tidak bertentangan dengan ajaran Islam karena pohon juga mahluk hidup?
Ketika itu Abdullah ibnu Abbas tidak menjawab dan mendatangi Rasulullah untuk memberikan penjelasannya. Setelah mendapat jawaban dari Nabi Muhammad SAW, dia kembali ke si seniman tadi dengan jawaban seperti ini: silakan anda melukis pohon karena pohon diluar dari mahluk hidup yang memilki ruh, jadi diperbolehkan seperti halnya melukis biji bijian dari tumbuhan. Tetapi bila engkau melukis mahluk hidup seperti manusia dan hewan, maka di akhirat kelak Alloh akan memintanya untuk meniupkan ruh ke lukisan itu, dan kamu tidak akan mampu. Maka Alloh akan mengajabmu.
Komunikasi seorang seniman di masa Rasulullah dengan Abdullah ibnu Abbas itu, dijadikan sebagai dasar jawaban oleh Ustad Riza Rahman dalam tanya jawab seputar kajian Islam di Masjid Al Jihad Banjarmasin Kamis 20 Januari 2022 malam.
Seorang jamaah bertanya: pohon merupakan mahluk hidup, apakah memiliki ruh, dan bolehkah orang melukisnya?(uumsri)




















