BANJARMASIN aktualkalsel.com—Sungai Veteran yang berada di sisi selatan ruas jalan raya kawasan Kecamatan Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, kini menampakkan suasana baru paska dibersihkannya dari aneka gulma yang menutup sungai tersebut, Sabtu 27 September 2021.
Selain permukaan air yang terbuka hingga bisa dilihat dari jalan raya oleh mereka yang melintas di sana, kini juga menjadi spot baru yang mulai diburu para mancingmania kota ini.
Hampir sepanjang hari setelah dibersihkan, blok sungai yang seperti diskat oleh jembatan jembatan kecil itu nyaris tidak pernah sepi dari aktivitas para pemancing yang mengail keberuntungan di salah satu kanal peninggalan Belanda ini.
Para pemancing bersemangat karena sebatan ikan yang ada di sana tergolong banyak hingga menjadi data tarik kuat bagi para pemancing.
Amang, salah seorang pemancing yang pada hari Minggu pagi itu melempar beberapa kail di area sungai yag tak terlalu besar itu, tampak sumringah karena dalam waktu tak terlalu lama beberapa kailnya membawa keberkahan. Bahkan salah satunya disantap ikan haruan —ikan khas Kalsel yang terkenal mahal— dengan ukuran cukup besar. Sejumlah ikan jenis lainnya juga nampak berjejal di box berair yang disediakannya.
Selain pemancingmania yang mulai menyerbu spot Sungai Veteran, beberapa warga juga mengais rezeki di antara sampah gulma yang masih mengapung di permukaan sungai untuk mencari sejenis keong.
“Ini enak untuk digoreng, khasiatnya baik,” ujar pria yang sibuk mrmunguti keing dari sela sela sampah gulma di air itu.
“Lumayan baru beberapa menit sudah dapat segini,” ujar pria tadi menunjukkan keong yang hampir menenuhi karung.
Aksi bersih bersih Sungai Veteran yang dipimpin langsung Walikota Ibnu Sina itu menjadi gerakan masal karena diikuti buksn hanya pegawai Pemko Banjarmasin serta para satgas kebersihan kelurahan se Kota Banjarmasin tetapi juga melibatkan para pecinta sungai yang selama ini memang sangat konsen terhadap kebersihan sungai.
Sungai Veteran merupakan kanal peninggalan Belanda terpanjang ketiga di kota ini yang mencapai 3,4 kilometer lebih yang memanjang dari belakang Kelenteng muara Jalan Veteran hingga mendekati samping Pasar Kuripan. Sungai tersebut selama ini menjadi surga tempat bersemayamnya berbagai jenis gulma hingga menutup nyaris semua permukaan sungai. Sanpai minggu kemarin, beberapa truk sampah hilir mudik mengakut sampah gulma yang menggunung di pinggir jalan. (uumsri)



















