BANJARMASIN aktualkalsel.com–Menggunakan piring terbuat dari seng atau piring seng untuk makan bukan hal asing di kalangan masyarakat kita. Selain ringan juga lebih aman utuk menghindari pecah ketika terjatuh.
Itulah sebabnya piring seng seperti halnya piring plastik dan piring kaca sama sama menjadi pilihan sehari hari.
Begitu juga yang dipilih
Erna (38) dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Pedagang di pinggir jalan ini biasa makan menggunakan piring seng. Pun siang terjadinya musibah besar yang menimpanya. Petir menyambar posisi si ibu yang tengah memangku piring seng.
Tidak jelas, apakah piring yang digunakan Erna waktu itu piring seng polos warna metalik yang bila di arena terang terbuka justru memantulkan kilauan, atau piring seng yang permukaanya dilapisi cat bermotif.
Mengutip dari banjarmasinpost.co.id Jumat 24 Februari 2023 siang, warga Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, NTB ini tengah makan di lapak dagangannya di pinggir sebuah jalan. Anaknya yang berusia tiga tahun menemani.
Hanya saja siang itu hujan turun cukup deras, tanpa diduga satu ledakan petir menyambar piring yang posisinya dipangku Erna hingga gosong terkelupas. Bagian paha tunuh Erna pun ikut mengalami luka bakar
Erna langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar. Dokter menyebut hanya luka bakar di bagian paha sementara ibu seorang anak itu kondisinya sadar. Begitu pula sang anak tidak mengalami cidera.(uumsri/foto ilustrasi net)
.




















