BANJARMASIN aktualkalsel.com—Pemerintah Kota Banjarmasin berencana akan membangun kembali Jembatan Sungai Gampa Kecamatan Banjarmasin Utara. Rencana yang masih dalam kajian itu, bila terealisasi diprediksi akan membuka kawasan yang selama ini dikenal masih sepi terkesan pinggiran terisolasi.
Padahal jembatan cukup panjang dari kayu ulin itu letaknya tidak jauh dari oprit sebelah barat Jembatan Banua Anyar yang menghubungkan antara kecamatan Banjarmasin Utara dan Timur itu.
Jembatan Sungai Gampa selama ini bukan hanya digunakan warga Desa Sungai Gampa tetapi juga sebagian warga kawasan Sungai Andai, khususnya di bagian timurnya.
“Kalau ke arah luar kota lebih dekat melewati jembatan ini, memang kawasan yang dilalui masih sepi,” ujar Muhammad, satu warga di sana.
Dari Jembatan Sungai Gampa berjarak sekitar satu kilometer menuju Desa Sungai Gampa yang masuk wilayah Kota Banjarmasin. Ada beberapa kompleks perumahan Sungai Andai yang dilakui sebelum ke desa tersebut. Kondisi jalan sudah beraspal walau masih belum terlalu lebar.
Walau demikian ada sekitar satu kilometer dari jembatan itu kiri kanan jalannya memang masih menjadi padang pohon semak belukar dan persawahan.
“Kalau jembatan ini sudah dibangun kembali dengan konstruksi beton bukan hanya kawasan ini menjadi terbuka tetapi lahan kosong yang banyak ditumbuhi pohon rumbia dan sejenisnya ini otomatis akan naik nilai ekonomisnya,” ujar warga itu tadi.
Arus dari kawasan Sungai Andai dan Desa Sungai Gampa yang melintasi jembatan itu akan bermuara di bagian ujung barat oprit Jembatan Banua Anyar tak jauh dari lapangan futsal. Bila berfungsi optimal makan akan mengurai kemacetan yang terjadi pada jam kerja di kawasan simpang empat Sultan Adam dan hingga beberapa kilometer di jalan itu. (uumsri)


















