BANJARMASIN aktualkalsel.com—Cabang olahraga (cabor) Sambo yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Prov (porprov) Kalsel 2022 menyisakan catatan ‘angka merah’ bagi Kontingan Kota Banjarmasin yang berjumlah 999 orang hingga gagal membawa pulang gelar juara umum bertahan kelima kalinya di even itu.
Di gelanggang yang berlangsung di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) itu atlet atlet Kota Banjarmasin harus mengakui keunggulan signifikan para atlet tuan rumah sehingga dianggap sebagai penyumbang besar kekalahan tersebut.
Mengutip dari catatan Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Porwosi) Kota Banjarmasin Hj Nursiah di laman fb nya pada Rabu 16 November 2022, ada 40 nomor yang dipertandingkan di cabor Sambo ini dan disitu tuan rumah berhasil mendulang medali emas 21 sementara Banjarmasin hanya lima. Artinya ada selisih 16 medali emas di cabor ini antara HSS dan Banjarmasin. Padahal secara total perolehan medali emas di akhir even itu adalah HSS memperoleh 121 emas sedangkan Banjarmasin 111 atau sepuluh poin emas dibawah tuan rumah.
“Biasanya Cabor Sambo hanya menpertandingan belasan nomor,” tulisnya dalam catatan itu.
Walau demikian dia mengakhiri catatannya dengan kata kata semangat.
“Tetap semangat patriot olahraga Banjarmasin,” tulisnya.
Sambo merupakan cabang olahraga yang menginternasional. Secara teknis merupakan gabungan teknis lima bela diri antara lain judo, gulat dan tinju. Namun lapangan yang digunakan lebih mirip matras gulat bebas.
Menurut sportstars.id Sambo merupakan olahraga bela diri dari asal negara Rsia. Nama itu diambil dari singkatan dari Samozashchita Bez Oruzhia yang artinya pertahanan diri tanpa senjata. (uumsri/foto net)




















