BANJARMASIN aktualkalsel.com–Artis kawakan Rima Melati meninggal dunia Kamis 23 Juni 2022 di usia 82 tahun setelah menjalani perawatan sekitar dua pekan di sebuah RS kawasan Bintaro.
Artis senior ini dinyatakan sebagai penderita sejenis inveksi di bagian bawah kulit yang membuat tubuhnya berangsur kurus dan mengalami drop menjelang akhir hayatnya.
Padahal Rima Melati hampir 40 tahun lalu pernah divonis menderita kanker payudara stadium 3B yang menyebabkan dia diboyong sang suami Frans Tambunan menjalani operasi dan perawatan panjang di sebuah rumah sakit di Belanda.
Tidak mudah terapi panjang yang harus dijalani kala itu. Apalagi terjadi justru pada masa namanya sebagai artis peran berada di puncak sukses. Pengobatan di negeri Ratu Elizabeth itu masih harus berlanjut hingga pulang ke Tanah Air. Bertahun tahun dia menjalani pola hidup sehat dengan tidak mengonsumsi daging, hanya memperbanyak konsumsi buah dan sayuran hingga dinyatakan sebagai pemenang melawan kanker alias sembuh total.
Perjalanan berikutnya, Rima Melati melalui waktunya dengan banyak diundang sebagai narasumber bila tiba momentum penangulangan penyakit kanker. Perempuan ini menjadi ‘duta’ untuk menebarkan semangatnya melawan penyakit penyebab banyaknya kematian ini.
Di sana dia berbagi kiat melawannya. Selain pola hidup sehat satu kunci suksesnya memenangkan pergulatan melawan penyakit ini, ada satu hal yang lebih utama lagi menurutnya.
“Itu adalah dukungan, cinta dan kasih suami,” ujarnya setiap berbagai kunci utama itu.
Rima mengaku , sang suami lah yang mengalirkan semangat dan aura positif tanpa habis habisnya kepada dirinya selama perjuangan itu. Adalah jasa Frans yang diakuinya membuat dirinya bisa melalui hidup bersama kanker dengan bahagia. Hingga akhirnya virus itu mundur teratur. Menyerah.
Perjuangannya itu pun mendapatkan apresiasi.
dari Badan Jesehatan Dunia atau WHO berupa ‘Award No Tobacco Day’. Dan, Frans memang menjadi penentu di balik sukses perjuangan itu.
Setelah suaminya, Frans Tumbuan meninggal dunia pada 2015, kondisi Rima Melati disebut terus menurun. Tubuhnya makin kurus, sampai beberapa minggu yang lalu, ia sempat dilarikan ke ICU di rumah sakit kawasan Bintaro. (uumsri)




















