SUATU hari ditanggal 27 Januari 2019 aku bersama dengan rekan-rekan di DPW Kalimantan Selatan mendampingi Zairullah Azhar — bupati terpilih Kabupaten Tanah Bumbu 2021 – 2024 di salah satu desa di kabupaten ini.
Waktu itu ayah ribuan anak yatim itu lagi gencar-gencarnya berkampanye di daerah dapil dua di Kalimantan Selatan, termasuk Tanah Bumbu dan Kotabaru, di salah satu rumah warga.
Ya tentu, dalam kampenya tersebut Zairullah juga didampingi orang-orang setianya selama ini — setelah 10 tahun meninggalkan Tanah Bumbu — karena menjadi anggota DPR RI.
Kala itu jika tidak salah, pertemuan dengan tokoh, masyarakat Tanah Bumbu dilakukan di rumah Noor Mulia, salah satu caleg dan kader PKB yang saat itu juga mencalonkan diri sebagai anggota legislatif Tanah Bumbu periode 2019-2024.
Kedatangan Zairullah di rumah Noor Mulia yang diikuti oleh sejumlah caleg DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, dalam rangkaian,
selain silaturahmim karena lama tidak ketemu dengan tokoh masyarakat di daerah ini, selain itu sekaligus kampanye pencalonannya sebagai anggota legislatif di DPR-RI untuk periode kedua.
Dalam pertemuan dengan tokoh dan tmasyarakat setempat, Zairullah diminta untuk kembali memimpin Tanah Bumbu.
Karena mereka rindu dengan kepemimpinan Zairullah yang selama menjadi bupati pertama di daerah ini selalu mengayomi masyarakat. Khususnya anak yatim, janda-janda tua, orang jompo.
Menurut dia, siap menjadi bupati Tanah Bumbu kembali asal PKB menang . Dan Zairullah kembali melenggang ke Senayan Jakarta.
Hanya satu tahun menjadi anggota DPR-RI, Zairullah pun kembali berlaga di Tanah Bumbu.
Dan ini sesuai keinginan dan cita-cita masyarakat di sini Zairullah menangkan Pilkada pada 9 Desember 2020 lalu.
Kawan-kawan seperjuangan di DPW PKB Kalimantan Selatan gembira. Karena perjuangan mereka ikut menghantarkan Zairullah menjadi anggota DPR-RI dan bupati tidak sia-sia.
Karena selama kampanye, dua kali mobil terbalik, alhamdulillah tidak ada yang cidera. Dan semua itu sekarang itu terbayar lunas.
Istana Anak Yatim yang hampir 10 tahun jarang didatangi orang, kini kembali ramai. SKR















