BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan Zairullah Azhar dinilai sebagai salah satu pemimpin pemerintahan yang menjadi pelopor islami.
Buktinya, ketika menjadi bupati pertama sering mengajak bawahannya melakukan kegiatan keagamaan, sholat Dhuha berjamaah, dan mengumrohkan tokoh masyarakat dan stafnya.
” Saya ingat betul, periode 2003 – 2010,” kata Hafiz Anshari ketika memberikan tausiyah pada acara konsolidasi sekaligus
silaturahmi dengan DPW Kalimantan Selatan dan DPC PKB Kota Banjarmasin berserta seluruh civitas akademik Perguruan Tinggi dibawah naungan ZA Group, Sabtu ( 8/4/2022 ), di hotel BW.
Kalau boleh mengambil persamaan, Zairullah identik dengan sahabat Nabi Muhammad yaitu Umar bin Khattab.
Umar sendiri pemimpin pemerintahan tapi juga ulama yang menyemarakkan agama Islam di zamannya.
Pada ceramahnya yang dihadiri
anggota DPR RI Heru Widodo, Sekretaris DPW Kalimantan Selatan Hormansyah, Ketua DPC Tanah Bumbu Hasanuddin, Ketua DPC Kotamadya Banjarmasin Hilyah Aulia, serta undangan lainnya, Hafiz Anshari menyatakan kebanggaannya terhadap Zairullah yang konsisten menyantuni anaknya yatim.
” Bangga terhadap pak Zairullah, bahkan saya dengar akan dijadikan Presiden Republik Anak Yatim,” ungkap mantan Ketua KPU Kalimantan Selatan itu.
Dalam hal memelihara anak yatim orang kadangkala dalam nuansa politik kerap memplintirnya dengan memanfaatkan anak yatim.
” Mereka berburuk sangka. Itulah jahatnya politik,” ungkapnya.
Rasulullah SAW bersabda: “Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini.” Nabi Muhammad SAW mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.
” Jadi Pak Zairullah ini insyaallah jaminannya masuk surga,” kata Hafiz Anshari.
Sementara itu, Zairullah dalam sambutannya akan konsisten memelihara anak yatim selama dia masih hidup.
Dalam dunia pendidikan, dia akan menjadikan satu perguruan tinggi miliknya seperti STIENAS Banjarmasin, STMIK Banjarmasin, dan STIA Bina Banua menjadi universitas dengan nama Universitas Pembangunan Kalimantan. A-01/edwan




















