BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Jika pekerjaan pembangun jalan bebas hambatan ( tol ) rampung sesuai waktu yang dijadwalkan, maka diyakini perekonomian di kabupaten Tanah Bumbu dan Kota Banjarbaru semakin baik dan meningkat.
” Saya mengharapkan proyek jalan bebas hambatan ini, bisa rampung sesuai dengan perencanaan awal. Paling tidak, tahun ini sudah selesai,” kata Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu H Supiansyah — lebih akrab dipanggil H.UPI — kepada wartawan di kantor DPRD Kalimantan Selatan, Selasa ( 23/3/2021 ).
Kedatangan H.UPI ke DPRD Kalimantan Selatan, pada awalnya hanya untuk menghadiri rapat di ruang Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi PDIP Syarifuddin yang akrab dipanggil bang Dhien.
Namun satu persatu wartawan mendatanginya untuk melakukan wawancara. Dan H. UPI pun memberikan tanggapan, ketika ditanya soal bangunan jalan tol antara Banjarbaru – Tanah Bumbu.
Alasannya, jika jalan tol rampung sudah pasti berdampak terhadap kemajuan ekonomi masyarakat karena di Batulicin ada pelabuhan antar pulau dengan Batulicin- Surabaya, Batulicin – Makasar.
Peningkatan perekonomian suatu daerah, ungkap H.UPI, tidak akan berhasil jika infrastruktur jalannya tidak bagus. ” Nonsen saja, suatu daerah akan maju jika jalannya rusak. Atau jalannya tidak memadai,” kata H UPI.
Pembangunan tol ini juga merupakan bagian dari pengembangan kawasan industri Batulicin.
Tol ini akan menghemat waktu tempuh dari lima jam menjadi dua – tiga jam dibandingkan jalan Trans Kalimantan poros selatan.
Estimasi biaya keseluruhan jalan tol ini mencapai Rp14,3 triliun. Untuk pembebasan tanah sebesar Rp240 miliar dan badan jalan Rp4,85 triliun.
Diperkirakan jalan tol ini selesai 2021 ini. Jika pembangunan tiga jembatan yang masih dikerjakan selesai. SKR/Edwan














