BANJARMASIN aktualkalsel.com–Walau pemerintah belum secara resmi mengumumkan Idul Fitri 2022 bertepatan Senin 2 Mei, namun sentimen pasar pada Senin 1 Mei sudah menunjukkan mereka siap berlebaran esok hari-nya.
Rata rata seluruh pasar tradisional di Banjarmasin termasuk Pasar Sentra Antasari, diserbu pembeli hingga padat berjubel sejak pukul 07.00 Wita. Kondisi ini jauh berbeda dibanding dua Idulfitri sebelumnya di musim pandemi copid yang memaksa masyarakat memperingati lebaran dengan rasa tidak plong.
Padatnya pengunjung sejak pagi ini sudah siap disambut pedagang dengan menerapkan kenaikan harga harga antara 10 sampai 20 persen dari hari hari sebelumnya Jumat dan Sabtu 30 April 2022.
“Semua naik, bahkan daging Rp180 ribu perkilonya naik dari Rp150 ribu an,” ujar seorang ibu muda yang berbelanja di Pasar Lama, Banjarmasin Tengah Minggu 1 Mei 2022.
Itupun, stan daging di pasar itu diserbu pembeli bahkan harus antre. Selain daging inilah barang barang ‘primadona pasar’ menjelang lebaran dan mengalami kenaikan kisaran antara 10 hingga 20 persen.
- Segala jenis ayam dari potong, petelur hingga kampung.
- Telur baik telur bebek atau ayam lokal maupun luar kota.
- Santan kelapa
- Kacang kacangan
- Bawang dan daun bawang
- Gula pasir dan gula merah
- Minyak curah
- Aneka cabe
Selain itu ada dua komoditas yang paling mencolok mengalami kenaikan harga serta peminatnya yaitu lontong siap saji dan cakang ketupat. Keduanya di hari hari biasa tergolong ‘langka’ pada Minggu awal Mei 2022 itu membanjiri pasar pasar di Banjarmasin dengan peminat tinggi.(uumsri)




















