BANJARMASIN aktualkalsel.com–Setelah lima kali dalam dua pekan terakhir terdampak getaran gempa di wilayah Tapin, membuat warganya yang satu ini mengalami fobia serius.
Rabu 28 Februari 2024 dini hari itu sekitar jam 1 tengah malam, warga Desa Pulau Pinang, Tapin ini terbangun dari tidurnya ketika merasakan ada getaran hebat yang menggoyang rumahnya dibarengi suara benturan. Seketika tubuhnya terasa lunglai dibarengi kecemasan luar biasa.
“Saya langsung lemas tak mampu berdiri. Saya kira ada gempa lagi,” cerita Hervi seperti dikutip dari banjarmasinpost.co.id.
Setelah menenangkan diri, dia mencoba berjalan menuju luar rumah untuk memastikan apakah memang gempa yang dirasakannya tadi. Dia kembali merasa waswas ketika melihat di pekarangan rumahnya sudah berkumpul banyak orang tengah malam itu. Sebuah mobil pikup tampak bagian depannya ringsek menabrak pagar rumahnya
“Ternyata suara keras dam getaran itu akibat ada tabrakan sebuah truk kayu kosong dengan pikup. Saking kencangnya tabrakan itu menyebabkan pikup terpental hingga menabrak pagar rumah kami,” ujar Hervi lagi mengisahkan musibah di malam buta tersebut.




















