BANJARMASIN aktualkalsel.com–Kebakaran yang meluluhlantakkan beberapa rumah di kawasan Teluk Tiram Banjarmasin Barat, Sabtu 22 November 2025 siang, mengingatkan warga pada musibah meninggalnya seorang penduduk di kawasan Alalak Banjarmasin Utara sepekan sebelumnya.
Tatkala kobaran api benar benar padam, pemilik beberapa rumah yang terbakar di kawasan Teluk Tiram, tampak bersedih sambil memandangi reruntuhan rumah mereka yang sudah menjadi arang.
Dalam video viral di akun grup sosial Informasi Kebakaran dan Emergency Banjarmasin, memperlihatkan warga berkumpul di lokasi puing puing arang. Persis di balik dinding beton kompleks SMA Negeri 4 Teluk Tiram Banjarmasin Barat.
Seorang ibu tampak menjelaskan asal api yang dilihatnya bermula dari tiang listrik besi berdiri mepet dengan bagian belakang dinding sekolah tersebut.
“Api terlihat dari tiang listrik ini,” ujar si ibu sambil menyebut tiang listrik ini berada di depan rumah mereka.
Begitu menyaksikan video yang menyebut asal api dari tiang listrik, nitizen langsung menghubungkan dengan musibah di kawasan Alalak Banjarmasin Utara yaitu meninggalnya satu warga disana akibat kejatuhan kabel aliran listrik aktif yang putus di jalan.
Dua musibah yang mengakibatkan korban meninggal dan terbakarnya beberapa rumah di dua lokasi berbeda tersebut, disebut nitizen sebagai akibat kelalaian pihak PLN Banjarmasin.
“Tanggungjawab jua kah buhan PLN ni, nda rasa kada pang, kecuali diabuti banar, hnyr kena tanggungjawab,” tulis kita hara dalam Bahasa Banjar yang artinya tidak yakin akan tanggungjawab PLN kecuali terus diviralkan.
Nitizen ramai memjnta ada tanggungjawab PLN baik di musibah kebakaran di Teluk Tiram maupun korban meninggal kesetrum akibat kejatuhan kabel listrik jalanan.(uumsri/foto net)


















