BANJARMASIN aktualkalsel.com–Dia bukan sosok baru di kalangan Forum Partisipasi Masyarakat untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlidugan Anak (Puspa) Kalsel. Dr Hj Mariani SH, MH pada Senin 12 Desember 2022 dipercaya sebagai nakhoda di forum yang beranggotakan para pegiat perempuan dan anak ini untuk empat tahun kedepan.
Ingin memperkuat posisi forum yang dipimpinnya ini sebagai ‘jembatan’ antara kebijakan pemerintah dengan para penggerak di lapangan bendera Puspa Kalsel.
Satu contoh, ujar dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari ini, fokus forum ini untuk periode jalan olebih mengembangkan sektor UMKM, maka Puspa harus bisa membaca peluang apa yang ada di dinas terkait untuk dimanfaatkan para pelaku usaha.
“Pengurus Puspa kan ada dari organisasi yang menggerakan UMKM seperti Perwira dan Apindo dan lainnya. Bila ada peluang dari pemeritah kita giring ke mereka. Begitu pula sebaliknya kendala pelaku UMKM kita sampaikan ke dinas terkait untuk menemukan solusinya, kebijakannya,” terang istri Dr. Hj. Husnul Yaqin, M.Ed ini.
Dia menyebutkan posisi sebagai ‘jembatan’ dua kepentingan ini sesuai dengan visi Puspa sebagai
lembaga yang Mengakomodasi partisipasi publik untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak, mandiri, memiliki akhlakul karimah, punya harkat dan martabat.
Sementara forum ini juga, ujar dia, memasang misi yang sangat partisipatif seperti Meningkatkan pemenuhan hak perempuan dan anak. Kemudian
sinergi antara pemangku kepentingan dalam penanganan kasus tindak kekerasan
“Serta meningkatkan pemahaman tentang kesetaraan gender,
Keterampilan perempuan dalam penguatan ekonomi keluarga,” jelas ibu tiga anak ini lagi.
Misi terakhir yang disebut inilah, ujarnya, Puspa Kalsel akan fokus pada pembinaan sektor UMKM sebagai pilar penguatan ekonomi keluarga.
Prioritas program kepengurusan baru ini, menurutnya, juga konsisten
Dalam meminimalisir kasus pernikahan anak .
“Di Kalsel kan kasus ini cukup tinggi,” jelas dia.
Sosok ketua baru Puspa Kalsel ini tergolong pegiat perempuan yang mumpuni dalam berkarir dan sebagai ‘ratu’ di rumah tangganya, terutama dalam menempatkan pendidikan. Dia dan sang suami berhasil meraih tingkat strata program dotoral dan tengah menyiapkan ketiga putra putrinya untuk mengikuti jejak sang orangtua. Si sulung
M. Reza Fadillah, S.Pd. SPd, kemudian
Maya Rezka Amalia, SH
dan yang ragil Ahmad Nur Ihsan Saputra masih bersekolah.(uumsri)


















