BANJARMASIN aktualkalsel.com—Kawasan Kuliner Bandarmasih Tempo Doeloe di kawasan Jl Hasanudin HM Banjarmasin mendapat sorotan khusus dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkomimda) Banjarmasin yang dipimpin Walikota Ibnu Sina pekan terakhir Oktober 2022.
Kawasan kuliner sore hingga malam hari itu menjadi materi bahasan rapat bulanan forum yang beranggotakan antara lain kapolres Banjarmasin dan komandan Kodim Banjarmasin 1007 itu lantaran belakangan ini disinyalir ada perdagangan miras di sana.
“Iya selain ada pertanyaan tetang perizinan kafe kafe disana, juga ada masukan terjadi peredaran bisnis mirasnya. Tetapi sudah kita ambil tindakan,” ujar Walikota Ibnu Sina dalam rapat yang berangsung di Hotel Aria Barito itu.
Kebijakan itu, menurut walikota, merupakan pengawasan sekaligus pembinaan terhadap pelaku usahanya.
“Sedari awal tempat kuliner itu kita desain untuk santai-santai, tidak boleh ada DJ ataupun musik keras,” jelasnya.
Menurut walikota Banjarmasin itu, untuk menjaga kawasan tadi bebas dari bisnis miras salah satu solusinya dengan memasang CCTV di beberapa titik lokasi yang dianggap rawan.
Mengutip dari laman pemko banjarmasin rapim Oktober itu ada lima fokus persoalas yang dibahas selain tentang miras di Kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe juga masalah tawuran pemuda, pengemis serta persiapan Pemilu 2024.(uumsri/foto net)




















