BANJARMASIN aktualkalsel.com–Nama Ebiet G Ade di dunia musik Indonesia terpatri sebagai salah satu legend besar. Penulis sekaligus menyanyikan sendiri lagu lagu-nya yang rata rata bercokol sebagai hits di era 80 an.

Kini nama Ebiet pun tidak tenggelam sungguhan, karena sekalidua masih muncul di layar kaca untuk mengisi program bernuansa nostalgia musik. Apalagi, hits nya banyak yang masih dikenang hingga saat ini.
Namun, nama besar Ebiet tidak lantas membawanya hanyut dalam kemewahan seorang bintang dan legend. Bagai tercermin dalam gubahan hits nya yang bayak mengusung folk song dan tema balada, kesederhanaannya terwakili dari potret huniannya di masa kecil hingga remaja.
Di Desa Wanadadi, Banjarnegara, Jawa Tengah, Ebiet menjadikan rumah masa kecilnya tidak berubah hingga kini. Tetap full dindingnya terbuat dari anyaman bambu (gedek) yang ditutup dengan cat kapur.
Di rumah yang tampak asri dan sangat bersih itu, kini ditinggali kakak perempuan Ebiet nersama keluarganya dan sesekali sang penyanyi pulang untuk bernostalgia.
Dari tayangan youtube kaliwinongtv, tampak bukan hanya keaslian rumah berdinding anyaman bambu itu saja yang terjaga bahkan kamar tidur Ebiet pun dibiarkan kosong menunggu si empunya.
“Ini kamar beliau,” ujar seorang pria yang mengaku keponakan Ebiet.
Sebuah kamar yang pintunya warna hijau langsung mengakses kamar tamu. Baik posisi maupun daun pintunya tidak diganti dengan bahan baru.(uumsri)



















