BANJARMASIN aktualkalsel.com– Masih ingat dengan video saat Sadio Mane berjalan di pusat kota yang terciduk menenteng hp jadul, kacanya retak pula?
Momen itu sudah mendunia dan memunculkan komen komen yang takjub dari nitizen untuk sang bintang sepakbola dari Timnas Sinegal 2022 yang kini memperkuat Bayern Munich di posisi penyerang itu.
Sorotan nitizen atas hp standarnya ini dihubungkan dengan penghasilan dan popularitas serta prestasinya sebagai pesepakbola ternama. Dia masuk nominasi penerima penghargaan Ballon d’Or yang diimpikan para pemain dunia terkenal yang tentu kekayaannya tidak kaleng kaleng.
Tetapi itulah Sadio Mane, yang kini mendapat julukan baru sebagai ‘Sang Dermawan dari lapangan hijau’ karena kesederhanaanya dan kedermawanannya. Mengutip dari berita Super Soccer Highligts, baru baru ini Sadio melakukan aksi kemanusiaan di Senegal dengan membangun rumah sakit umum dan mengeluarkan uang sebesar 455 ribu poundsterling atau sekitar Rp7,98 miliar. Selain itu, Mane juga mengeluarkan uang sebesar 250 ribu poundsterling untuk mendanai sekolah menengah gratis.
Di kampung halamanya di Bambia, Mane juga menyediakan laptop untuk pelajar yang memiliki prestasi bagus. Selain itu, Sadio Mane juga membangun pom bensin, kantor pos, dan memberikan uang sebesar 61,65 poundsterling kepada setiap keluarga di sana.
Aksi kedermawanannya yang luar biasa inilah kemudian dianugrahi Socrates Award, penghargaan di bidang kemanusiaan. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Mane menyebut kemewahan bukan prioritasnya. Termasuk dalam hal memiliki mobil mewah, yang oleh pesepakbola lain malah jadi koleksi di garasi. Dia memilih untuk membantu masyarakat miskin agar memiliki kehidupan yang lebih baik.
“Saya membangun sekolah-sekolah, menyumbangkan pakaian, sepatu, makanan untuk orang-orang yang berada dalam kemiskinan sangat parah.
Sebagai tambahan, saya memberikan 70 euro per bulan untuk orang-orang miskin di wilayah paling miskin di Senegal. Saya tidak butuh mobil-mobil mewah, rumah-rumah mewah, liburan, dan terlebih lagi pesawat. Saya memilih memberikan orang-orang sedikit dari apa yang kehidupan telah berikan pada saya.”
Mane mengakui sangat mengagumi Messi atau pun Ronaldo, tetapi itu sebatas kekaguman permainan di lapangan hijau tidak untuk gaya glamour kedua megabintang tadi. Hidup sederhana bagi Mane sudah dipilihnya. Berbagi kepada sesama.
Pelajaran hidup yang bisa diambil siapa saja dari seorang Sadio Mane. Sang Dermawan dari lapangan hijau.(uumsri/foto net)



















