TAMPIL sederhana, lengkap dengan pakaian dinas harian, Sukamta, Bupati Kabupaten Tanah Laut, didaulat menjadi narasumber pada kuliah umum MAHASISWA AMNUS Banjarmasin tahun akademik 2020/2021.
Datang berbarengan dengan mantan Sekdako Banjarmasin Zulfadli Gazali, yang kini menjabat Direktur Utama PT. Ambapers, Sukamta disambut ketua dan para dosen AMNUS Banjarmasin, Senin ( 8/3/2021 ).
Sebelum memberikan kuliah umum di akedemi ini, Sukamta dan Zulfadli rehat sejenak di salah satu ruangan di kampus ini. Mereka nampak bercerita mengenai pengalaman masing-masing selama ini.
Maklum mereka berdua merupakan teman lama.
Dihadapan para mahasiswa, Sukamta mengingatkan, masa depan kita ditentukan kemauan dan tekad sendiri.
Oleh karena itu, mahasiswa harus siap kerja keras dalam mencapai cita-cita.
” Dalam bekerja kita harus lebih keras, cerdas,” ungkap Sukamta.
Sukamta mengungkapkan, sebab selama ini, mulai jadi staf dari sejumlah bupati Tanah Laut terdahulu, hingga menjadi wakil bupati dan bupati seperti sekarang dirinya selalu bekerja keras dan waktu lebih banyak dibandingkan orang lain.
” Kalau orang lain bekerja delapan jam sehari misalnya, saya harus lebih dari itu. Dan dalam hal pekerjaan saya harus menyelesaikannya lebih cepat dari waktu yang sudah ditetapkan,” ungkap Sukamta.
Menjadi bupati, menurut Sukamta, tidak pernah terbayangkan sama sekali. Karena, dirinya merupakan orang sederhana yang keluarganya banyak tinggal di pulau Jawa dengan penuh kesederhanaan.
Ketika memberikan kuliah umum kepada mahasiswa AMNUS, penyampaian diselingi humor dari sang bupati, sehingga Sukamta, kerap mendapat tepuk tangan yang gemuruh.
Dan pada sesi tanyajawab dengan mahasiswa, Sukamta disodori pertanyaan tentang peran swasta dalam pembangunan Tanah Laut dan beberapa pertanyaan lainnya. Semua pertanyaan dijawab dengan tuntas.
Sementara itu, pihak AMNUS menyatakan, sangat berterimakasih kepada Sukamta yang mau hadir ke kampus ini untuk memberikan kuliah umum dan motivasi serta menyampaikan visi dan misi ke depannya dalam membangun Tanah Laut. Yusuf Hamnu/ SKR



















