PELAIHARI, aktualkalsel.com — Dibawah kepemimpinan Sukamta Tanah Laut banyak mendapatkan penghargaan baik tingkat daerah maupun nasional.
Untuk tingkat nasional misalnya,
pertama, Tanah Laut sebagai Daerah Tertib Ukur dari Kementerian Perdagangan, dan kedua Simpanan Pelajar Award untuk kategori Kabupaten/ kota se Indonesia dari OJK.
Dan yang ketiga sebagai Kepala Daerah Inovatif dari MNC Group.
Selain itu banyak penghargaan nasional lainnya.
Dan penghargaan demi penghargaan terus mengalir ke daerah Bumi Tuntung Pandang itu. Terbaru giliran Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kalimantan Selatan yang diraih dan diserahkan Gubernur Kalimantan Selatan, Rabu ( 13/4/2022 ) lalu.
” Alhamdulillah, kita kembali dapat penghargaan dari Pak Gubernur. Dan ini bukan yang pertama kali, sudah sering,” kata Sukamta kepada aktualkalsel.com, usai menerima penghargaan dari gubernur.
PPD 2022 yang diraih Kabupaten Tanah Laut untuk yang ketiga kalinya secara berturut-turut. Kalangan warga di daerah ini pun mengapresiasi capaian yang cukup gemilang tersebut.
Penghargaan tersebut langsung diberikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kepadanya pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kalsel Tahun 2023 di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Rabu kemarin.
Sukamta bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap kegiatan pembangunan yang berlangsung di Tanah Laut. Penghargaan tersebut dinyatakannya bakal kian menambah motivasi jajarannya.
Orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini menuturkan penghargaan tersebut diraih tak lepas dari formulasi yang baik pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) daerah ini yang konsisten berpihak pada masyarakat.
Program pembangunan yang tercantum pada RPJMD, RKPD, dan APBD harus terintegrasi secara baik agar terealisasi maksimal. Selain itu APBD yang digunakan juga diupayakan ada timbal balik bagi pendapatan daerah, adanya daya dorong ekonomi dan manfaat penyelamatan sosial masyarakat.
Yang pasti, untuk perkotaan pembangunan akan selesai sebelum kepemimpinannya 2023 mendatang. ” Sebelum jabatan saya berakhir semua sudah rampung,” demikian Sukamta. A-01/ edwan


















