BANJARMASIN aktualkalsel.com–Inilah kota yang Rasulullah pernah dihujani batu ketika berdakwah hingga beliau bersimbah darah, sebagai penolakan mereka beriman kepada Alloh SWT.
Rasulullah SAW terluka dan berdarah darah hingga malaikat saja tidak tega menyaksikannya dan menawarkan pertolongan:
‘Wahai Rasulullah angkat kedua tangan mu dan berdoalah kepada Alloh untuk hukuman kaum yanh dzolim ini, aku akan mengangkat bukit itu dan menimpakannya pada mereka’.
Begitu tawaran malaikat saat menyaksikan Rasulullah terduduk di bebatuan dimana pakaian Beliau bersimbah darah. Namun tawaran malaikat itu ditolak kekasih Alloh ini. Sebaliknya mengangkat kedua tangannya sambil berdoa:
“Semoga dari seluruh penjuru ini, suatu masanya, baik tua maupun muda hingga anak anak, berbondong bondong memeluk Islam. Karena penolakan ini hanya ketidaktahuan mereka tentang agama Alloh ini’, begitu doa Rasulullah, manusia mulia.
Kota itu adalah Taif, tempat Rasulullah hijrah berdakwah sebelum hijrah ke Madinah. Di sana Rasulullah ditolak , diusir dan dihujani lemparan batu hingga berdarah darah.
Belasan tahun kemudian –tepatnya 19 tahun an– momentum usai penaklukan Kota Mekkah oleh kaum muslimin yang dipimpin Rasulullah, penduduk Taif tersadar bahwa mereka tak mungkin lagi menusuhi kaum muslimin. Maka berbondong bondonglah mereka memeluk Islam.
“Persis seperti doa yang dipanjatkan Rasulullah ketika diusir dari tempat itu,” ujar Ustad H Rahmat Fauzan MA bada Sholat Subuh di Masjid Al Jihad BanjarmasinJumat 20 Mei 2022.
Jeda waktu yang disebut ulama di Banjarmasin ini bukan sebentar. Belasan tahun baru dikabulkan Alloh.
Ketika berdoa itu, menurut Ustad Rahmat Fauzan, Rasulullah dalam kondisi yang memenuhi syarat untuk sebuah doa dikabulkan Alloh.
“Beliau dalam keadaan dizolimi, berdakwah dan berdarah darah, namun Alloh mengabulkan doa itu setelah belasan tahun,” ujarnya.
Artinya, menurut ulama ini, dalam peristiwa ini ada pelajaran sangat berharga bagi muslimin sepanjang masa, bahwa dalam berdoa kita hendaknya tidak tergesa gesa menunggu hasilnya karena Alloh yang Maha Mengetahui kapan waktu tepat untuk doa doa kita dikabulkan Nya.
Kini, Kota Taif menjadi kota paling subur di kawasan Saudi Arabia. Terletak sekitar dua jam berkendara dari Kota Mekkah, kota ini menawarkan penghijauan yang sangat berbeda dengan kota kota lainnya.
Buah buahan berlimpah di pasaran kota ini, di bebukitan yang hijau dijadikan para jutawan Saudi membangun vila vila peristirahatan yang megah. Di musim panas, pemerintahan di Riyadh berpindah ke kota sejuk ini. Aneka bunga menjadi hiasan di median jalan. Taif menebarkan alam yang adem bagi muslimin penduduknya.(uumsri)



















