BANJARMASIN aktualkalsel.com–Masjid terbesar di Qatar ini selama Piala Dunia 2022 berlangsung di negara itu, menjadi salah satu pesona bagi wisatawan. Terletak di ibukotanya Doha.
Dilansir dari moslemtoday.com yang mengutip dari laman Visitqatar, Masjid Imam Muhammad bin Abdul Wahhab yang merupakan bangunan megah memadukan arsitektur tradisional Arab dan modern. Kemegahannya menjadikan masjid ini berjuluk State Grand Mosque atau Masjid Agung Qatar.
Terdiri dari total 93 kubah, beberapa di antaranya berada di atas relung sholat atau mihrab dan ruang sholat. Lebih rincinya, 65 kubah yang menghiasi bangunan luar dan 28 kubah besar menutupi bagian tengah. Masjid ini juga memiliki 20 pintu masuk yang terdiri dari 3 pintu utama dan 17 pintu samping.
Masjid Imam Muhammad bin Abdul Wahhab diresmikan pada tahun 2011. Garis-garisnya yang sederhana dan lengkungan yang anggun begitu menarik perhatian serta menjadi ciri khas tradisi arsitektur Islam.
Masjid ini memiliki tiga perpustakaan, ruang sholat dan wudhu terpisah untuk pria serta wanita, dan ada ruang khusus untuk menghafal Alquran, dengan kapasitas fantastis, bisa menampung lebih dari 30.000 jamaah.
Menurut artikel di lamam quubah, Masjid Agung ini dibangun oleh pendiri Qatar Sheikh Jassim bin Mohammad untuk mengenang ayahnya yang meninggal, dan Sheikh Jassim tidak bisa hadir karena dalamlawatan kampanye militer di daerah Zubara negara. Dia diberitahu tentang kematian ayahnya ketika dia kembali dari Zubara pada tahun 1878.
Masjid Agung diperbaharui untuk memberikan tampilan dan nuansa yang dimiliki hari ini. Renovasi dimulai pada 16 Desember 2006 dan selesai 2021 dengan total biaya QR 420 juta riyal.
Imam Muhammad Ibn Abd Al Wahhab (1703 – 1792) adalah seorang pemimpin, pembaru, teolog dan perintis Muslim yang terkenal selama abad ke-18 yang mengajar orang untuk hanya mengikuti ajaran Al-Quran dan Sunnah (pengajaran dengan cara Nabi Muhammad saw). Dia berasal dari daerah Najd yang terletak di wilayah Tengah Arab Saudi.
Bagian depan Masjid Agung terdiri dari batu pasir dan telah melestarikan fitur tradisional warisan Qatar yang kaya dan sejarahnya yang subur. Masjid ini tidak terlalu tinggi dan kubah yang lebih kecil di gedung, kendala bangunan yang Qatar hadapi ketika itu adalah negara yang tidak begitu kaya. Pada malam hari, masjid ini diterangi dengan pencahayaan yang ditempatkan secara strategis hingga berwarna keemasan yang menambah keajaiban keseluruhan masjid Qatar yang paling menonjol. (uumsri/foto net)



















