AMUNTAI, aktualkalsel.com – Komandan Resor Militer (Danrem) 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah melanjutkan kunjungannya di wilayah Komando Rayon Militer (Koramil) 1001 – 09 /Amuntai Selatan untuk meresmikan Koramil yang direnovasi, tepatnya di desa Simpang Tiga Kecamatan Amuntai Selatan, Selasa (28/7/2020).
Peresmian Koramil) 1001 – 09 /Amuntai Selatan diawali dengan penandatanganan prasasti oleh Danrem 101/Antasari dan dilanjutkan pemotongan pita oleh Bupati Kabupaten HSU Abdul Wahid HK.
Hadir Ketua DPRD HSU Almien Ashar Safari, Kejari HSU Novan Hadian, Dandim 1001 Amt/blgn Ali Ahmad Satriyadi, Kapolres HSU Pipit Subiyanto, Kepala Perwakilan BKKBN Prov Kalsel H. Ramlan,
Dandim 1001 Amuntai Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi dalam laporannya mengatakan, dengan adanya bangunan baru ini, kuantitas dan moril kodim tetap terpelihara melalui renovasi bangunan sehingga dikaitkan tugas – tugas kedepan.
Selain itu, sebagai upaya pembinaan pangkalan mengingat kondisi Koramil sebelum di rehab rusak berat.
“Dari hal tersebut, sasaran yang telah tercapai renovasi sesuai sipil TNI AD.
Pelaksanaan rehab Koramil dimulai sejak 14 Januari sampai 7 Juli 2020. Dan alhamdulillah dapat dilaksanakan sampai 100 persen. Kita sampaikan terima kasih atas bantuan pemkab HSU, mitra, kepala desa,” katanya.
Sementara itu Brigjen TNI Firmansyah mengatakan, rehab Koramil merupakan bentuk kreatifitas inisiatif dari Dandim.
Danrem juga berpesan dengan bangunan baru inibisa meningkatkan kinerja dari anggota Koramil yang ada disini, dan bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat sekitar.
CUKUP RAMAI
Bupati HSU Abdul Wahid HK menyampaikan, Amuntai Selatan salah satu daerah yang cukup ramai di HSU.
Bahkan banyak pusat kegiatan masyarakat.
Tahun 2014 jalanan saat memasuki wilayah Amuntai Selatan masih banyak jalanan berlubang sekarang tidak lagi.
“Salah satu Desa di Kecamatan Amuntai Selatan, Desa Simpang Empat di tahun 2013 stunting mencapai 56 % namun berkat usaha kerja keras bersama pemerintah dan masyarakat serta berbagai unsur lainnya angka tersebut telah menurun hingga 0 persen di tahun 2017 dan menerima penghargaan dari Panglima TNI,” ungkap Wahid.
Kecamatan Amuntai Selatan, ungkap Wahid, merupakan daerah sentral industri kerajinan purun, eceng gondok, kerajinan rotan.
Dan termasuk daerah yang berpotensial penghasil ikan di atas 60 persen dijual di wilayah Banua Lima. Dis/Edwan


















