BANJARMASIN aktualkalsel.com–Ini salah satu komponen kuliner yang paling diburu pembeli setiap Ramadhan. Buah kolang kaling yang selama ini dianggap sebagai ‘ikon’ sajian sup buah dingin atau es buah kemasan.
Menjelang Ramadhan 1447 H atau 2026, kolamg kaling menjadi komoditi yang mengalami kenaikan harga sangat dratis. Bahkan, momen kenaikan itu tergolong ‘curi start’ karena dilakukan pedagang dua pekan sebelump memasuki bulan suci ini.
“Sudah sejak pertengahan Bulan Syaban harganya naik tajam, kini harganya Rp20 ribu perkilonya,” ujar satu pedagang kolang kaling di Pasar Sentra Antasari Banjarmaain kepada aktualkalsel.com Minggu 15 Februari 2026.
Kenaikan ini hampir 50 persen karena sebelumnya berkisar antara Rp13 ribu sampai Rp14 ribu perkilonya.
Itu harga di pasar induk. Di pasar tradisional lainnya di seputaran Kota Banjarmasin harga buah bertekstur kenyal ini lebih fantastis lagi. Perkilonya antara Rp30 sampai Rp35 ribu.
“Kalau seperempat kilo Rp8 ribu,” ujar satu pedagang di Pasar Lama Banjarmasin Tengah.
Di pasar tradisional paling ramai di Banjarmasin ini, pe jualan kolang kaleng lebih ke eceran yang rata rata pembeli di timbabgan perempat kilo.
Buah kolang kaling menjadi ‘ikon kuliner Ramadhan’ karena menjadi buah utama penjualan rs buah kemasan atau sebagai primadona kuliner manis seperti kolak.(uumsri/foto net)




















