TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Zairullah Azhar kumpulkan semua camatnya di ruang Rapat Bersujud Kantor Bupati, Selasa (24/8/2021). Tujuannya agar penggunaan anggaran refocusing delapan persen di tiap kecamatan dan desa, benar-benar sesuai.
Satu persatu, camat memaparkan kondisi dan arah refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu ini.
Bupati mengingatkan jangan ada yang ditutupi apalagi bila ada persoalan mengemuka bisa diselesaikan secara maskimal. Selain itu, camat dan kepala desa juga harus harmonis dan selalu berkoordinasi secara terpadu.
Sebelumnya muncul informasi, adanya sejumlah camat dan kepala desa belum ada tercipta komunikasi secara intens. Ini tentu saja menurut Zairullah akan menghambat percepatan pembangunan dan penyelesaian persoalan di wilayah masing – masing.
” Kita saat ini sedang melaksanakan PPKM level 4, masalah covid ini serius sehingga semua pihak berperan untuk melakukan pencegahan dan semuanya harus kompak,” katanya.
Begitu juga soal anggaran recofusing, harus benar-benar dilakukan sesuai keperluan dan penggunaannya mulai dari obat-obatan hingga tempat isolasi mandiri (Isoman).
Satu lagi pesan dari Zairullah kepada camatnya, agar perusahaan yang ada diwilayah tersebut berperan aktif.
Dan Pemerintah Daerah harus tegas, karena sejauh ini pihak perusahaan menjadi salah satu penyumbang kasus covid-19.
” Ingatkan kepada perusahaan diwilayah masing-masing, selama PPKM Level 4 ini hingga 6 September, tidak boleh karyawannya cuti karena sejauh ini,” katanya.
Sementara itu, camat pun siap menjalankan intruksi dari Bupati Tanbu, HM Zairullah Azhar dan menggunakan dana refocusing tepat.
Plt Kadis PMD Tanbu, Samsir, yang juga Camat Batulicin ini akan menjalankan intruksi Bupati. Koordinasi antara kecamatan dan aparatur desa juga harus berjalan dengan baik.
” Camat dan Kepala Desa juga sudah diintruksikan agar bisaemggunakn dana refocusing 8 persen tersebut sesuai dengan petunjuk dan kebutuhan masyarakat terdampak covid termasuk sewa tempat isolasi mandiri ditiap desa,” tegasnya.
Pemaparan itu dihadiri Plt Kadis Pemeberdayaan Masyarakat dan Desa , Samsir, Kepala Dinas Kesehatan H Setia Budi dan Kepala Pelaksana BPBD Tanbu Eryanto Rais.edwan.
















