TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar marah melihat masih ada stafnya yang kurang peduli terhadap kegiatan penting seperti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten.
Zairullah meminta media dan jajarannya mencatat kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup pemerintahannya yang tidak hadir, nanti akan diberikan teguran.
“Saya lihat ada beberapa SKPD yang tidak hadir, dalam musrenbang . Padahal kesempatan ini untuk pengambil kebijakan pembangunan Tanah Bumbu kedepan. Tapi malah mereka tidak hadir,” kata Zairullah kepada wartawan usai membuka Musrenbang di Gedung Kapet, kecamatan Simpang Empat, Rabu (7/4/2021).
Lantas ia meminta media yang memantau kegiatan Musrembang untuk mencatat siapa saja yang tidak hadir.
“Makanya saya minta tadi agar dicatat siapa-siapa yang tidak hadir, karena kita membahas soal pembangunan untuk masyarakat,” tegasnya.
Menurut bupati, ada sejumlah kepala SKPD yang tidak hadir, sehingga menjadi catatan baginya. Zairullah menilai yang bersangkutan kurang serius dalam melaksanakan perencanaan pembangunan daerah.
“Mereka yang tidak hadir patut dipertanyakan alasan ketidakhadirannya,” tegasnya seraya menyebutkan akan memanggil yang bersangkutan untuk diberikan ‘wejangan’.
Musrenbang tingkat kabupaten ini mengangkat tema “Memantapkan Sumber Daya Manusia yang produktif dan berakhlak mulia untuk percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan.”
“Diharapkan semuanya bisa berjalan dengan baik, saya komitmen untuk menerapkan pembangunan dari desa lebih dulu, kemudian kecamatan dan disusul kabupaten,” katanya.
Atas dasar itu, Zairullah menekankan agar semua camat memastikan semua desanya menganggarkan alokasi dana untuk pembangunan. Ia tak ingin ada desa yang tidak tersentuh lagi, seperti sebelumnya.
“Fokuskan dari desa dulu baru ke tingkat kecamatan dan kabupaten dalam pembangunan 2022 mendatang,” tandasnya.
Dalam Musrenbang turut dihadiri Penjabat Sekda Tanbu Dr H Ambo Sakka, Dandim 1022/ Tanbu, Letkol Cpn Rahmat Trianto, Wakil Ketua DPRD Tanbu, Agoes Rahmad, serta sejumlah instansi dan perusahaan di Tanah Bumbu.
Dari absensi yang tercatat petugas protokol kegiatan, dari 54 SKPD, yang terdata hanya 29 instansi. Sementara dari 12 camat, hanya dihadiri 9, sisanya belum diketahui alasannya. Edwan
















