BANJARMASIN aktualkalsel.com–Ketua Tim Penggerak PKK daerah pada umumnya secara fungsional dijabat oleh istri kepala daerahnya. Tetapi di Kota Banjarbaru, ibukota Prov Kalimantan Selatan (Kalsel) posisi jabatan tersebut diduduki seorang pria yaitu H Riandi Hidayat, suami dari Lisa Halaby, walikota terpilih di Pilkada 2025.
H Riandi Hidayat dilantik sebagai Ketua Tim penggerak PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu periode 2025-2030 oleh Hj Fathul Jannah, istri Gubernur Kalsel H Muhidin tak lama setelah Lisa Halaby dilantik sebagai walikota Banjarbaru periode yang sama.
“Memang langka ketua Tim Penggerak PKK dijabat oleh laki laki,” ujar Gubernur Kalsel ketika menyaksikan pelantikan itu Sabtu pekan ketiga Juni 2025.
Tetapi di Indonesia, bukan hanya Kota Banjarbaru yang ketia tim PKK nya dijabat oleh pria. Umumnya kepala daerah yang diduduki perempuan maka ketua PKK nya adalah sang suami.
Di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan ketua PKK nya adalah Riza Novianto Gustam, suami sang bupati. Bahkan ini jabatan kedua sebab sang istri terpilih sebagai bupati dua periode.
Kemudian di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ketua PKK nya adalah dr HM Zaky Maardi, suami dari bupati terpilih dr Hj Estianah.
Di Kabupaten Sumba Barat Daya lebih istimewa lagi. Ketua PKK nya adalah Markus Dairo, mantan bupati dua periode disana. Kini kabupaten tersebut dipimpin istri Markus yaitu Ratu Wulla menenangkan Pilkada 2024.
Memang tak semua posisi kepala daerah yang diduduki perempuan, ketua PKK nya dijabat sang suami. Di Provinsi Jawa Timur dan Prov Maluku Utara jabatan ini diserahkan ke istri sang wakil karena suami gubernur sudah meninggal dunia. Maka ketua PKK disana diserahkan ke istri sang wakil gubernur.(uumsri/foto net)




















