BANJARMASIN aktualkalsel.com–Pertanyaan di atas dikemukakan seorang jamaah kepada Ustadz H Riza Rahman Lc majelis bada Sholat Magrib Masjid Al Jihad Banjarmasin, Kanis 24 Maret 2022 malam.
“Saya pernah mendengar dan menbaca hadis Rasululah menolak sapu tangan (handuk kecil) yang disodorkan Maimunah , istri Beliau untuk mengeringkan wudhu di wajah Beliau. Apakah ini hadis sahih?” Tanya jamaah itu.
Padahal, umumnya muslimin setelah berwudhu lalu mengusap basah di wajah atau tangan untuk dikeringkan sebelum sholat.
Menurut Ustadz Riza Rahman, Rasulullah memang pernah menolak handuk kecil yang disodorkan istri beliau ketika selesai berwudhu dan mebiarkan wajah basah sampai sholat.
“Ini hadis sahih,” jelas ulama di Banjarmasin ini.
Tetapi, apakah lantas mengeringkan basah wudhu sebelum sholat dilarang?
Dijelaskan oleh ulama ini ada dua hadis sahih berkenaan dengan mengeringkan basah berwudhu ini. Aisyah Ra, istri Rasulullah menceritakan salah satu kebiasaan Rasulullah setelah berwudhu adalah mengeringkannya dengan handuk, kemudian sholat.
“Ini pun hadis sahih yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Jadi hadis tadi sahih,” jelas Ustadz Riza.
Sekilas memang kontroversial hukum mengeringkan basah wudhu ini, tetapi menurut Ustadz Riza ini justru menegaskan bahwa mengeringkan wudhu atau membiarkannya basah di bagian tubuh yang terkena wudhu adalah sama sama dibolehkan.
“Karena keduanya pernah dilakukan Rasulullah,” jelas Ustadz Riza Rahman.
Tentang air wudhu, menurut dia, Rasulullah menjelaskan bahwa setiap air wudhu yang diusapkan di bagian bagian tubuh seperti wajah, kedua lengan, kepala hingga telinga dan kedua kaki, adalah untuk menggugurkan dosa dosa.
“Dosa dosa kita berguguran bersama gugurnya setiap air wudhu. Ini juga hadis sahih,” ujarnya.
Ulama itu mengakhiri penjelasannya dengan mengucap: Wallahualam, hanya Alloh yang Maha Mengetaui.(uumsri)

















