TANAH BUMBUA, aktualkalsel.com – Pemkab Tanah Bumbu sangat memerlukan Blueprint (cetak biru ) sebagai acuan untuk perencanaan pembangunan yang tertata dan tidak secara organik.
Selain itu, menjadi panduan pembangunan fisik Tanah Bumbu pada masa mendatang.
Demikian Plt Kadis PUPR Kabupaten Tanah Bumbu Subhansyah kepada aktualkalsel .com, belum lama ini, usai rapat dengan sejumlah pihak terkait soal rapat expose pendahuluan penyusunan cetak biru ( blueprint) perkembangan Batulicin.
Rapat dibuka Asisten II Tanah Bumbu Rahmat U mewakili Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar. Tapi setelah rapat beberapa waktu berjalan bupati hadir.

Berbicara didampingi Kabid Tata Ruang dan Jasa Konstruksi Edy Rusdi, Subhansyah menjelaskan blueprint sangat diperlukan untuk menata kabupaten Tanah Bumbu, khususnya Batulicin ke depannya.
Sementara itu, Edy Rusdi menambahkan rapat expose pendahuluan ini sangat penting dilakukan.
Bagi dinas PUPR Tanah Bumbu sebagai acuan melakukan inventarisir permasalahan dan menyusun infrastruktur yang dibutuhkan.
Misal, masalah jalan, drainase, air minum dan swastanisasi.
Edy Rusdi menyebutkan saat ini di Tanah Bumbu ada daerah yang berkembang tanpa perencanaan, dan tumbuh sendiri.
Contoh Batulicin, di daerah ini tidak ada perencanaan samasekali atau secara organik.
” Jadi perkembangannya secara organik, dan tanpa melibatkan perencanaan pemerintah” kata Edy Rusdi.
Ada juga jalannya sempit tapi kiri dan kanan sudah berkembang dan sulit untuk ditata. Sebut saja jalan 30 misalnya.
Dengan adanya blueprint ini, maka perkembangan kota ke depannya semua sudah disiapkan PUPR semuanya. SKR/Edwan.



















