.
BANJARMASIN aktualkalsel.com–Inilah tugas paling berat , urgen dan tingkat stresnya tinggi yang diemban setiap anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di tiap TPS usai pencoblosan pada 14 Februari 2024 nanti.
Itu adalah fase penghitungan kertas suara yang sudah dicoblos pemilih untuk diserahkan hasilnya ke tingkat kelurahan. Untuk wilayah Kalimantan Selatan ada sekitar 300 pemilih yang dilayani petugas KPPS di setiap TPS. Setiap pemilih ini menyerahkan lima kertas suara masing untuk memilih anggota legislatif tingkat kabupaten dan kota, tingkat provinsi, tingkat pusat, lalu untuk anggota DPD dan terakhir untuk pemilihan presiden.
“Ada 1.500 kertas suara ysng sudah digunakan pemilih yang harus dihitung di setiap TPS,” ujar Komisaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel Fahmi Failasofa Selasa 19 Desember 2024 seperti dikutip dari banjarmasinpost.co.id.
Karena beratnya tugas usai pencoblosan itu, KPU Kalsel meminta KPU dati II untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dalam pemeriksaan dan pelayanan kesehatan bagi anggota KPPS yang bertugas pada hari H itu. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya tragedi pada Pemilu 2019 dimana hampir seribu petugas meninggal akibat berbagai gejala penyakit yang dipicu faktor kelelahan.
Mengutip data di kompas.com dari penjelasan Ketua KPU Pusat Arief
Pemilu 2018 lalu, tercatat ada 894 petugas yang meninggal dunia dan 5.175 petugas mengalami sakit.(uumsri/foto net)




















