BANJARMASIN aktualkalsel.com–2 Juli 2024 merupakan anugerah Alloh SWT yang luar biasa bagi Mbah Harjo, warga Ponorogo, Jawa Timur.
Di tanggal itu, dia akan berusia 110 tahun dengan kondisi yang sehat dan baru saja tiba di Tanah Air setelah selesai melaksanakan ibadah haji bersama anak, cucu dan menantunya.
Istimewanya lagi, selama menjalani prosesi ibadah haji itu, pria sepuh bernama Hardjo Mislan Alias Miskan, ini sebagian besar melaksanakannya secara mandiri.
“Untuk melontar jumroh, saya yang membadalkan, lainnya Mbah Hardjo melakukan sendiri,” tutur Sirmad putra yang mendampinginya seperti dikutip dari majalah tabligh.id Jumat 28 Juni 2024.
Mbah Harjo tercatat sebagai jemaah haji tertua di Indonesia dengan usia 109 tahun, bersama rombongan kloter 19 Ponorogo tiba di Asrama Haji Sukolilo, Kamis 27 Juni 2024 dalam kondisi sehat walafiat.
Menurut Samad, Mbah Hardjo dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji sendiri baik sunah maupun wajib bahkan ketika berada di Madinah setiap ke Masjid Nabawi berjalan kaki tidak menggunakan kursi roda.
“Karena jarak penginapan dan masjid tidak jauh,” jelas Sanad lagi.
Sikap mandiri sang ayah inilah yang membuat Sanad merasa terharu, apalagi berangkat ke Tanah Suci Mbah Harjo membawa kursi roda pribadi, namun selama beribadah tidak selalu digunakan.
“Ahlamdulillah, kondisi kesehatan beliau stabil, keluarga sangat terharu menyambut kedatangan bapak,” ujarnya.
Kekhawatiran yang semula dirasakan keluarga sangat beralasan. Mbah Harjo melaksanakan ibadah haji ketika Tanah Suci panas menggantang dengan suhu 50 derajat celsius. Lalu bagaimana mengatasi udara sepanas itu bagi orang Indonesia yang sudah sangat sepuh pula?
“Caranya dengan ikhlas, tidak mengeluh dalam kondisi apapun,” ujar Mbah Harjo.
Bahkan, menurut Samad sang anak,
ayahnya juga tidak pernah mengeluhkan tentang makanan walaupun sebenarnya ada yang tidak cocok di lidah beliau.(uumsri/foto net)



















