TANAH BUMBU, aktualkalsel.com – Upaya pembinaan dan pengembangan atlet bola basket usia muda di Kabupaten Tanah Bumbu kembali berlanjut melalui ajang Battle Four Baskerball U-17, yang akan digelar pada 23–24 Oktober 2026 di Lapangan Basket Semi Indoor Hutan Kota Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.
Ajang ini mempertemukan empat klub, yakni Pegasus, Singa Muda, Brucuy, dan Atlast. Meski hanya diikuti empat klub, pertandingan ini memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memperebutkan gelar juara, yaitu menjaring bibit atlet potensial dan mempersiapkan pemain muda untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Battle Four Baskerball U-17 menjadi kelanjutan dari rangkaian kegiatan Battle Four I dan II untuk kategori klub umum serta satu kali untuk kategori putri. Konsistensi penyelenggaraan ini diharapkan dapat menjaga aktivitas kompetisi, mempererat silaturahmi antarklub dan pemain, serta mendorong klub-klub basket di Tanah Bumbu agar terus aktif melakukan pembinaan.
Pelaksanaan Battle Four Baskerball U-17 menjadi salah satu langkah strategis dalam memantau perkembangan atlet muda di daerah. Melalui pertandingan ini, kemampuan individu, kerja sama tim, kedisiplinan, mental bertanding, serta potensi pemain dapat diamati secara langsung.
Hasil pemantauan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses penjaringan dan identifikasi atlet yang berpotensi dipersiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) maupun Porprov mendatang.
Terdapat lima tujuan utama yang ingin dicapai melalui kegiatan ini, yaitu menjaring bibit atlet potensial, mendukung persiapan seleksi Kejurprov dan Porprov, mengukur kualitas serta kesiapan atlet, meningkatkan persaingan sehat antarklub, dan membangun basis data atlet muda daerah sebagai bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan.
Dengan demikian, Battle Four Baskerball U-17 diharapkan dapat menjadi ruang evaluasi bagi klub, pelatih, dan pihak terkait dalam melihat perkembangan pemain sekaligus menentukan arah pembinaan ke depan.
Pemilihan empat klub merupakan bagian dari konsep Battle Four yang mengutamakan pertandingan terarah dengan tujuan pembinaan dan keberlanjutan kegiatan. Jumlah peserta yang terbatas bukan berarti mengurangi nilai kompetisi, melainkan memberikan ruang bagi penyelenggara untuk memusatkan perhatian pada kualitas pertandingan, pemantauan pemain, serta hubungan baik antarklub.
Selain mengejar prestasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjaga semangat klub untuk terus berlatih dan menyelenggarakan kegiatan pertandingan. Dengan adanya agenda kompetisi yang berkelanjutan, para pemain usia muda memiliki kesempatan untuk memperoleh pengalaman bertanding dan meningkatkan kemampuan mereka.
Panitia berharap Battle Four dapat terus dilaksanakan secara berkala dan menjadi salah satu wadah alternatif bagi klub-klub basket di Tanah Bumbu untuk mengembangkan atletnya.
Kegiatan Battle Four Baskerball U-17 mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kabupaten Tanah Bumbu.
Ketua PERBASI Tanah Bumbu, Dading Kalbuadi, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk memberikan dukungan sponsor untuk membantu penyelenggaraan pertandingan.
Menurut Dading, Battle Four Baskerball U-17 memiliki nilai penting bagi perkembangan bola basket di Tanah Bumbu. Ia menyebut kejuaraan ini sebagai kejuaraan kelompok umur kategori 5×5 pertama yang diselenggarakan di Tanah Bumbu, sehingga menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan atlet usia muda di daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak pelaksana, dalam hal ini MSO, yang telah mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan kompetisi kelompok umur tersebut.

Dukungan ini diharapkan menjadi dorongan bagi penyelenggara, klub, pelatih, dan para pemain untuk terus mengembangkan potensi bola basket di Tanah Bumbu, khususnya pada kelompok usia muda.
Battle Four Baskerball U-17 dilaksanakan oleh pihak MSO, dengan Rizal Sariansyah bertindak sebagai ketua pelaksana.
Melalui kegiatan ini, MSO diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menghadirkan ruang kompetisi yang positif bagi atlet muda sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan bola basket di Kabupaten Tanah Bumbu.
Partisipasi empat klub dalam ajang ini menjadi bukti bahwa kegiatan kompetisi dapat terus berjalan melalui kolaborasi antara klub, penyelenggara, organisasi olahraga, dan pemerintah daerah.
Setiap pertandingan diharapkan tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga memberikan gambaran mengenai perkembangan kemampuan atlet serta menjadi pengalaman berharga bagi para pemain yang sedang menapaki perjalanan menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Battle Four Baskerball U-17 dijadwalkan berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 di Lapangan Basket Semi Indoor Hutan Kota Batulicin. Setiap klub dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp400.000 per klub.
Melalui penyelenggaraan ini, panitia berharap semakin banyak atlet muda mendapatkan kesempatan bertanding, semakin kuat persaingan sehat antarklub, dan semakin terarah proses penjaringan pemain potensial untuk mewakili Tanah Bumbu pada ajang mendatang.
Pada akhirnya, keberhasilan Battle Four KU tidak hanya diukur dari siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga dari potensi atlet yang berhasil teridentifikasi, pengalaman yang diperoleh para pemain, serta keberlanjutan pembinaan yang dapat dibangun setelah kompetisi berakhir.
“Battle Four KU-17 bukan sekadar mencari juara, tetapi menemukan talenta, membangun generasi, dan mempersiapkan pejuang basket Tanah Bumbu menuju Kejurprov dan Porprov.” Ujar Rizal
Semangat inilah yang diharapkan menjadi fondasi bagi perkembangan bola basket Tanah Bumbu, agar semakin banyak atlet muda memperoleh kesempatan berkembang, berprestasi, dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. ril



















