BANJARMASIN aktualkalsel.com–Kota Banjarmasin kini memiliki 20 kampung bermain permainan tradisional yang dikelola oleh masyarakat setempat.
Kampung bermain permainan tradisional ini menjadi titik kegiatan warga setempat khususnya kalangan anak anak dan remaja. Mereka bisa berlatih dan bermain permainan masyarakat Banjat tempo dulu seperti balogo, bagasing, badakuan, enggrang dan masih banyak lagi termasuk permainan masa kini.
Kampung bermain yang ke20 diresmikan
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina ketika membuka kegiatan sosialisasi dan Festival Kampung Bermain, yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin, yang berlangsung di Halaman Seketariat KORMI Kota Banjarmasin, Rabu 29 Desember 2021.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Banjarmasin, Muhammad Taufik Rivani, Ketua KORMI Kota Banjarmasin, Hj Uzlah.
“Saya berharap, para Atlet Kampung Bermain dapat memberikan prestasi terbaik mereka,” ungkapnya.
Kemudian ia menyampaikan, binaan dari KORMI tersebut mudah-mudahan bisa menjadi bibit untuk prestasi, “Walaupun KORMI adalah olahraga rekreasi masyarakat, tapi juga bisa menjadi olahraga prestasi ketika ada, seperti di Kaltim event PORNAS , Kalsel Banjarmasin cukup bagus prestasinya, mudah-mudahan bisa di tingkatkan, dipertahankan sehingga kita tidak kekurangan Atlet,” harapnya.
“Dan insyaallah, tahun depan sesuai dengan laporan KORMI bahwa sudah dapat binaan lansgung dari Kemenpora untuk dapat melaksanakan kegiatan festival kampung bermain dan bisa menjadi percontohan secara nasional,” pungkasnya.(ist)


















